MENU
Iran Pamer “Benteng Bawah Laut”, Bidik Armada AS di Selat Hormuz
WA FB
Berita

Iran Pamer “Benteng Bawah Laut”, Bidik Armada AS di Selat Hormuz

R Editor : Redaksi Sinata | 01 Feb 2026 | 18:35 WIB
Iran Pamer “Benteng Bawah Laut”, Bidik Armada AS di Selat Hormuz
Iran pamer terowongan rudal bawah laut di Selat Hormuz. Rudal jarak jauh IRGC disebut siap membidik armada AS dan mengguncang jalur minyak dunia. (Ist)

Teheran, Sinata.id – Ketegangan di kawasan Teluk kembali memanas. Iran secara terbuka memperlihatkan jaringan terowongan rudal yang tersembunyi di bawah laut, tepat di jalur strategis yang menjadi urat nadi perdagangan energi dunia. Pesan yang dikirim Teheran jelas, kehadiran kapal perang Amerika Serikat di Selat Hormuz bukan lagi sekadar tekanan, melainkan sasaran.

Cuplikan fasilitas rahasia tersebut disiarkan televisi pemerintah Iran dan kemudian beredar luas di media sosial. Tayangan itu memperlihatkan deretan rudal yang tersimpan rapi di lorong-lorong bawah laut, diduga siap ditembakkan sewaktu-waktu.

Akun X @IranArmyStan, Minggu (1/2/2026), menyebut bahwa fasilitas itu merupakan bagian dari sistem pertahanan strategis Iran yang dirancang untuk menghadapi armada laut asing di Teluk Persia hingga Laut Oman.

“Rudal Siap Mengunci Kapal Perang”

Dalam video yang ditayangkan, Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Alireza Tangsiri, tampak meninjau langsung jaringan terowongan tersebut. Ia menegaskan bahwa angkatan laut Iran kini memiliki infrastruktur bawah laut berskala besar yang mampu menyimpan dan meluncurkan rudal jarak jauh.

Menurut Tangsiri, sistem ini dirancang sebagai respons jika Amerika Serikat tetap bersikeras melakukan serangan terhadap Iran.

“Kami memiliki jaringan terowongan rudal yang luas di bawah laut. Jika mereka menyerang, kami dapat menghantam kelompok kapal perang yang beroperasi di Teluk dan Laut Oman,” ujarnya.

Iran mengklaim sebagian rudal yang disimpan memiliki jangkauan lebih dari 1.000 kilometer, memungkinkan serangan dari jarak yang sulit dideteksi.

Rudal Generasi Baru, Target Bisa Dilacak

Salah satu senjata yang dipamerkan adalah rudal Qader 380 L, produk Angkatan Laut IRGC. Rudal ini disebut memiliki sistem pelacakan canggih yang mampu mengunci sasaran hingga titik tumbukan.

“Kemampuan kami terus berkembang,” kata Tangsiri, seperti dikutip dari The New Arab, Minggu (1/2/2026).

“Pasukan kami siap menghadapi ancaman di tingkat apa pun dan di wilayah mana pun,” lanjutnya.

Pengungkapan ini datang di tengah ancaman terbuka Iran untuk mengganggu lalu lintas kapal di Selat Hormuz—jalur sempit yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia setiap hari. Setiap eskalasi di kawasan ini berpotensi mengguncang pasar energi global dan memicu reaksi internasional. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.