MENU
Iran Sejak 1979: Garis Waktu Krisis, Perang, dan Konflik Nuklir
WA FB
Dunia

Iran Sejak 1979: Garis Waktu Krisis, Perang, dan Konflik Nuklir

J Editor : Jansen Siahaan | 13 Jan 2026 | 16:20 WIB
Iran Sejak 1979: Garis Waktu Krisis, Perang, dan Konflik Nuklir
Aksi demo diwarnai pembakaran di Teheran Iran. (iraninternational)

1990

Juni: Gempa bumi besar melanda Iran dan menewaskan sekitar 40.000 orang.

1995

Maret–Mei: AS memberlakukan sanksi minyak dan perdagangan terhadap Iran, dengan tuduhan dukungan terhadap terorisme dan ambisi senjata nuklir.

1998

September: Taliban mengakui pembunuhan delapan diplomat Iran dan seorang jurnalis di Afghanistan. Iran mengerahkan ribuan pasukan ke perbatasan.

2002

Januari: Presiden AS George W. Bush menyebut Iran sebagai bagian dari “poros kejahatan”.

2003

Maret: AS menginvasi Irak. Iran mulai mendukung milisi dan kelompok politik Syiah di negara tersebut.

November: Iran mengumumkan penangguhan sementara pengayaan uranium dan mengizinkan inspeksi PBB yang lebih luas.

Desember: Gempa Bam menewaskan hingga 40.000 orang di Iran selatan.

2006

Desember: Dewan Keamanan PBB menjatuhkan sanksi terkait program nuklir Iran.

2007

Oktober: AS memberlakukan sanksi tambahan terhadap Iran.

2010

September: Iran menuduh Israel dan AS terlibat dalam serangan siber terhadap fasilitas nuklirnya.

2011

Maret: Iran mendukung rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam menumpas pemberontakan rakyat.

2012

Januari: Uni Eropa memboikot ekspor minyak Iran.

September: IAEA menyatakan hambatan inspeksi di fasilitas militer Parchin.

Oktober: Nilai mata uang rial Iran jatuh drastis akibat sanksi internasional.

2015

Juli: Iran menandatangani kesepakatan nuklir JCPOA dengan AS dan negara-negara besar dunia.

2018

Mei: Presiden AS Donald Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir JCPOA.

2020

Januari: Komandan Pasukan Quds IRGC, Qassem Soleimani, tewas dalam serangan drone AS di Baghdad.

2024

April: Israel membom Kedutaan Besar Iran di Damaskus, menewaskan tujuh orang, termasuk dua jenderal IRGC.

Mei: Presiden Iran Ebrahim Raisi meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter.

Juli: Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dibunuh di Teheran.

2025

Juni: Israel menyerang Iran, memicu perang selama 12 hari yang menewaskan sedikitnya 610 warga Iran dan 28 warga Israel. (aljazeera/A02)

 

 

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.