Namun demikian, belum semua negara mengakui atau mengikuti kebijakan tersebut. Pemerintah India, misalnya, menyatakan bahwa pihaknya tidak melakukan pembayaran apa pun dan tetap mengacu pada prinsip kebebasan navigasi internasional. Kapal Negara Tertentu Masih Diizinkan Melintas Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka bagi negara-negara yang tidak terlibat konflik atau tidak mendukung tindakan yang dianggap merugikan Iran. Sejumlah negara seperti China, India, dan beberapa negara Asia lainnya dilaporkan masih dapat melintas setelah berkoordinasi dengan otoritas terkait.
Bahkan, ada laporan bahwa transaksi pembayaran transit dilakukan menggunakan mata uang yuan dengan perantara perusahaan jasa maritim. Dampak Global dan Kekhawatiran Energi Situasi di Selat Hormuz menjadi perhatian dunia karena perannya yang sangat vital dalam rantai pasok energi global. Gangguan berkepanjangan di kawasan ini berpotensi memicu lonjakan harga minyak dan ketidakstabilan pasar internasional.
Para pengamat menilai, langkah Iran ini bukan hanya strategi militer, tetapi juga bentuk tekanan geopolitik yang dapat memengaruhi dinamika global dalam waktu dekat.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.