MENU
Iran Tuding Israel Dalangi Serangan Drone ke Fasilitas Aramco
WA FB
Berita

Iran Tuding Israel Dalangi Serangan Drone ke Fasilitas Aramco

R Editor : Redaksi Sinata | 03 Mar 2026 | 17:07 WIB
Iran Tuding Israel Dalangi Serangan Drone ke Fasilitas Aramco
Kobaran api dan kepulan asap membumbung tinggi dari fasilitas minyak Aramco di kota pesisir Laut Merah Jeddah, Arab Saudi, pada Jumat (25/3/2022) malam menyusul serangan rudal milisi Houthi di Yaman.

Teheran, Sinata.id - Tuduhan keras datang dari Teheran. Iran menuding Israel berada di balik dugaan operasi rahasia yang menyasar fasilitas minyak Arab Saudi, sebuah klaim yang berpotensi memperluas konflik bayangan di kawasan Teluk.

Sumber militer Iran, seperti dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim pada Senin (2/3/2026), menyebut serangan terhadap instalasi milik Saudi Aramco sebagai skenario “false flag” atau operasi bendera palsu. Menurutnya, aksi itu dirancang untuk mengalihkan perhatian kawasan dari serangan yang disebut-sebut menghantam lokasi sipil di Iran.

“Iran telah mengumumkan secara terbuka akan menargetkan semua kepentingan, instalasi, dan fasilitas Amerika serta Israel di kawasan,” ujar sumber tersebut, dikutip Selasa (3/3/2026). Namun ia menegaskan, fasilitas energi Arab Saudi tidak termasuk dalam daftar target militer Iran.

Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa Teheran berusaha menjaga jarak dari insiden di fasilitas minyak Saudi, di tengah meningkatnya ketegangan regional pasca-konfrontasi langsung Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Tak hanya itu, sumber militer Iran juga mengklaim memiliki informasi intelijen terkait kemungkinan adanya operasi lanjutan di titik lain. Ia menyebut Pelabuhan Fujairah di Uni Emirat Arab berpotensi menjadi sasaran berikutnya dalam apa yang disebutnya sebagai rekayasa Israel.

Sementara tudingan tersebut belum mendapat tanggapan resmi dari Tel Aviv, Arab Saudi bergerak cepat mengamankan wilayahnya. Kementerian Pertahanan Saudi mengumumkan telah mencegat dua drone yang mengarah ke kilang minyak Ras Tanura milik Saudi Aramco pada Senin pagi.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, menyatakan kedua drone dihancurkan sebelum mencapai target utama.

“Operasi intersepsi menyebabkan puing-puing berjatuhan yang mengakibatkan kebakaran terbatas, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Insiden terjadi sekitar pukul 07.04 waktu setempat. Puing drone dilaporkan jatuh di dekat fasilitas sipil dan kawasan permukiman, memicu kebakaran kecil di area kilang. Namun tim tanggap darurat berhasil mengendalikan situasi dalam waktu singkat.

Kerusakan yang ditimbulkan disebut ringan. Beberapa unit operasional sempat dihentikan sementara sebagai langkah pengamanan, tetapi pasokan minyak dan produk turunannya ke pasar domestik dilaporkan tetap berjalan normal.

Tag :
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.