MENU
Istirahat di Bawah Pohon Berujung Tragis, Pasutri Tewas Tertimpa Batan...
WA FB
News

Istirahat di Bawah Pohon Berujung Tragis, Pasutri Tewas Tertimpa Batang Lamtoro

R Editor : Redaksi Sinata | 21 Nov 2025 | 20:43 WIB
Istirahat di Bawah Pohon Berujung Tragis, Pasutri Tewas Tertimpa Batang Lamtoro
Pasangan suami istri (Pasutri) tewas seketika setelah sebuah pohon berdiameter sekitar 50 sentimeter roboh dan menimpa becak yang mereka tempati. (Ist)

Sinata.id - Pasutri tewas setelah sebuah pohon berdiameter sekitar 50 sentimeter mendadak roboh dan menimpa becak tempat mereka beristirahat di Ring Road Utara, Ngaglik, Sleman, Jumat (21/11/2025) siang.

Peristiwa pilu ini terjadi hanya hitungan menit setelah hembusan angin kencang melanda kawasan selatan Monumen Jogja Kembali (Monjali).

Tragedi yang dipicu angin kencang selama beberapa menit itu memaksa tim gabungan Basarnas, BPBD, dan kepolisian melakukan evakuasi menggunakan crane karena kondisi pohon yang lapuk dan menindih tubuh para korban.

Salah seorang warga yang merupakan warga setempat, mengaku merasakan embusan angin sangat kuat sekitar pukul 14.00 WIB.

“Anginnya keras, sekitar lima menit. Tidak ada hujan. Setelah itu tiba-tiba pohonnya jatuh,” ungkap sumber.

Saat mendekati lokasi, ia terkejut mendapati sepasang pencari barang rongsokan yang sering ia temui sehari-hari sudah tergencet batang pohon berdiameter sekitar 50 sentimeter.

Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Sleman, polisi, dan relawan langsung bergerak cepat.

Evakuasi berlangsung sulit karena ukuran pohon yang besar dan kondisi batang yang rapuh.

Unit crane Polda DIY hingga perlengkapan ekstrikasi Basarnas diturunkan untuk mengangkat batang kayu dari tubuh korban yang sudah dalam kondisi henti napas dan henti nadi.

Dedy Prasetya, petugas Rescue Basarnas, menyebut keduanya diduga sedang makan sebelum tertimpa.

Di lokasi ditemukan bungkus dan ceceran makanan berserakan di samping becak yang ringsek parah.

“Kemungkinan mereka baru makan terus pohonnya jatuh. Pohonnya sudah lapuk,” jelasnya.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit. Setelah berhasil dikeluarkan, kedua jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk diidentifikasi lebih lanjut.

Identitas resmi pasangan ini masih menunggu konfirmasi pihak medis dan kepolisian.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menegaskan penyebab tumbangnya pohon mengarah pada kondisi akar yang sudah tidak kuat lagi menopang batang.

Angin kencang yang menerpa wilayah tersebut diduga memicu robohnya pohon Lamtoro tersebut.

Sementara itu, arus lalu lintas di Ring Road Utara sempat lumpuh hingga beberapa kilometer akibat proses penanganan, sebelum akhirnya kembali normal setelah batang pohon dipotong menjadi beberapa bagian.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.