MENU
Isu Anggota TNI Jadi Korban Longsor Cisarua, Kodam Siliwangi Lakukan P...
WA FB
News

Isu Anggota TNI Jadi Korban Longsor Cisarua, Kodam Siliwangi Lakukan Penelusuran

R Editor : Redaksi Sinata | 26 Jan 2026 | 16:26 WIB
Isu Anggota TNI Jadi Korban Longsor Cisarua, Kodam Siliwangi Lakukan Penelusuran
Kodam III/Siliwangi menelusuri kabar dugaan anggota TNI menjadi korban longsor di Cisarua. Penelusuran dipastikan tak mengganggu operasi SAR. (Ist)

Bandung Barat, Sinata.id — Operasi pencarian korban tanah longsor di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus berlangsung tanpa henti. Di tengah proses evakuasi yang masih berjalan, mencuat kabar adanya anggota TNI yang diduga ikut menjadi korban dalam bencana tersebut.

Menanggapi informasi itu, Kodam III/Siliwangi menegaskan belum ada data pasti dan memastikan penelusuran dilakukan secara internal tanpa mengganggu kerja tim penyelamat di lapangan.

Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan menyeluruh terkait informasi yang beredar. Menurut dia, hingga kini belum ditemukan bukti yang dapat memastikan keterlibatan personel TNI dalam daftar korban longsor.

“Informasi itu masih kami telusuri. Sampai sekarang belum ada konfirmasi yang valid. Yang terpenting, proses ini tidak boleh menghambat operasi pencarian dan penyelamatan korban,” ujarnya, dikutip Senin (26/1/2026).

Bencana longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari itu dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan menyebabkan material tanah menimbun permukiman warga. Sejumlah rumah rusak berat, sementara puluhan warga dilaporkan tertimbun dan masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan dikerahkan untuk menyisir titik-titik rawan.

Mahmuddin menegaskan, fokus utama TNI di lokasi bencana tetap pada misi kemanusiaan, membantu evakuasi korban dan pengamanan area terdampak. Proses klarifikasi internal terkait kabar personel TNI, kata dia, dilakukan secara paralel dan tidak bersinggungan dengan kerja tim SAR di lapangan.

Di sisi lain, kondisi medan yang berat dan cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Tanah yang masih labil memaksa tim penyelamat bekerja ekstra hati-hati untuk mencegah longsor susulan saat proses pencarian berlangsung.

Kodam III/Siliwangi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. “Kami minta publik tetap tenang dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, demi menjaga situasi tetap kondusif dan menghormati para korban,” kata Mahmuddin.

Hingga kini, operasi pencarian korban longsor Cisarua masih terus dilanjutkan. Pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri memastikan seluruh sumber daya dikerahkan semaksimal mungkin, sembari memprioritaskan keselamatan petugas dan korban di tengah kondisi alam yang belum stabil. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.