MENU
Jenguk Siswa Korban Mobil MBG, Prabowo: Belajar yang Rajin, Nanti bisa...
WA FB
News

Jenguk Siswa Korban Mobil MBG, Prabowo: Belajar yang Rajin, Nanti bisa Jaga Nenek

R Editor : Redaksi Sinata | 16 Dec 2025 | 17:42 WIB
Jenguk Siswa Korban Mobil MBG, Prabowo: Belajar yang Rajin, Nanti bisa Jaga Nenek
Presiden Prabowo Subianto menjenguk guru dan siswa korban kecelakaan mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis di RSUD Koja. (BPMI)

Sinata.id - Presiden Prabowo Subianto menjenguk langsung guru dan sejumlah siswa korban mobil MBG di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta. Kunjungan itu dilakukan di Rumah Sehat untuk Jakarta RSUD Koja, tempat para korban masih menjalani pemulihan pascainsiden yang terjadi pekan lalu.

Data rumah sakit mencatat, sembilan korban sempat dirawat akibat peristiwa tersebut.

Enam di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara tiga pasien masih menjalani perawatan lanjutan dengan pengawasan medis ketat.

Dalam kunjungannya, Prabowo menyempatkan diri menemui Fillio, siswa yang kini dirawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) setelah menjalani operasi rekonstruksi wajah.

Presiden juga menjenguk Maryono, guru yang masih dalam pemulihan pascaoperasi akibat patah kaki, serta Werren, siswa yang kondisinya dilaporkan terus menunjukkan perkembangan positif.

Prabowo menerima paparan langsung dari tim dokter mengenai kondisi terbaru para pasien serta tahapan perawatan yang sedang dijalani.

Kepada Fillio, Presiden menyampaikan doa dan semangat agar segera pulih dan kembali beraktivitas.

“Cepat sembuh ya. Nanti kalau sudah sehat, makan yang enak. Tetap kuat, kamu hebat dan berani,” ujar Prabowo saat berbincang dengan Fillio, Selasa (16/12/2025).

Kepada Werren, Presiden juga menyampaikan pesan penyemangat agar tetap fokus menjalani pengobatan dan tidak meninggalkan semangat belajar.

“Belajar yang rajin, ya. Nanti bisa jaga nenek,” ucap Prabowo.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memastikan kondisi seluruh korban secara umum sudah stabil dan menunjukkan perbaikan.

Menurutnya, para pasien bahkan sudah mampu berkomunikasi langsung dengan Presiden saat dikunjungi.

Pilihan Editor: Trump Posisikan Fentanil sebagai Senjata Pemusnah Massal

Dadan juga mengungkapkan, Presiden menekankan pentingnya memastikan kesehatan dan kesiapan fisik petugas pengantar MBG sebelum menjalankan tugas.

Insiden kecelakaan tersebut diketahui terjadi karena sopir pengganti belum memperoleh waktu istirahat yang memadai.

“Satu pasien yang dirawat di PICU sudah bisa berkomunikasi dengan Presiden, bahkan masih ingat siapa yang menjenguknya. Saat ditanya makanan favorit, anak itu menjawab ayam goreng. Presiden berjanji akan memberikannya nanti,” kata Dadan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.