MENU
Kebakaran di Medan Denai Ludeskan Empat Rumah, Warga Panik Berhamburan
WA FB
News

Kebakaran di Medan Denai Ludeskan Empat Rumah, Warga Panik Berhamburan

R Editor : Redaksi Sinata | 14 Nov 2025 | 16:06 WIB
Kebakaran di Medan Denai Ludeskan Empat Rumah, Warga Panik Berhamburan
Kebakaran hebat melanda empat rumah semi permanen di Medan Denai pada Rabu pagi, 12 November 2025. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai Rp200 juta. (Dok. Polsek Medan Area)

Sinata.id – Suasana pagi di Jalan Panglima Denai, Gang Keluarga, Lingkungan III, mendadak membuat warga panik saat api tiba-tiba membubung dari kawasan hunian padat. Empat unit rumah semi permanen dilalap si jago merah dalam hitungan menit. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Kepulan asap pertama kali disadari warga yang baru memulai aktivitas. Mardi (52), Kepala Lingkungan III, mengaku mendapat laporan mendadak dari warga bahwa kobaran api sudah terlihat membesar.

“Waktu saya sampai, empat rumah sudah hangus. Saya langsung menghubungi petugas dan memanggil mobil pemadam,” tuturnya, Jumat (14/11/2025).

Di tengah kekacauan itu, teriakan minta tolong terdengar dari rumah salah satu korban. Yusuf (39), anak dari Suparmin, berlari menembus kepulan asap setelah mendengar suara dari dalam rumah orang tuanya.

“Saya masuk dan lihat api sudah merambat ke dinding kamar. Langsung saya evakuasi orang tua keluar,” katanya.

Tak lama setelah laporan masuk, Polsek Medan Area bersama Kapolsek dan Pawas bergerak ke lokasi, memastikan pengamanan dan memulai penyelidikan awal.

Kapolsek Medan Area, Kompol Dwi Himawan Chandra, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan dinas pemadam kebakaran begitu menerima informasi.

Enam unit armada pemadam kebakaran milik Kota Medan tiba di lokasi sekitar pukul 06.46 WIB.

Petugas berjibaku hampir satu jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan total pada pukul 07.40 WIB.

“Dugaan awal, penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik. Unit Inafis sudah turun melakukan pemeriksaan di TKP,” jelas Kompol Dwi Himawan.

Saat ini, polisi mendata seluruh warga terdampak sambil berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan tempat penampungan sementara bagi keluarga yang kehilangan rumah.

Atmosfer di Gang Keluarga masih dipenuhi abu sisa kebakaran, sementara warga saling membantu membersihkan puing-puing sambil menunggu tindak lanjut penanganan pascakebakaran. [dfb]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.