MENU
Kebakaran Subuh Hari di Siantar Timur Sebabkan Kerugian Rp2,5 Miliar
WA FB
Hukum & Peristiwa

Kebakaran Subuh Hari di Siantar Timur Sebabkan Kerugian Rp2,5 Miliar

T Editor : Tumpal Pandapotan | 27 Mar 2026 | 17:05 WIB
Kebakaran Subuh Hari di Siantar Timur Sebabkan Kerugian Rp2,5 Miliar
Peristiwa kebakaran melanda empat bangunan di Jalan Pdt Justin Sihombing. (foto: sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id - Kebakaran hebat melanda empat bangunan di Jalan Pendeta Justin Sihombing, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, menimbulkan kerugian besar. Dari bangunan dilaporkan hangus terbakar dengan total kerugian material yang ditaksir sekitar Rp2,5 miliar.

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tersebut langsung mendapat respon cepat dari jajaran Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Timur yang turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta membantu proses penanganan di lapangan.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM Sitinjak melalui Kasubsi Penmas Ipda Marojahan Nainggolan menyampaikan, bangunan yang terbakar terdiri dari rumah tempat tinggal warga, warung kelontong, bengkel, serta satu unit rumah lainnya yang berada di satu kawasan padat penduduk.

Menurut keterangan diketahui Saksi di lokasi, api pertama kali saat seorang warga mendengar suara mencurigakan dari arah rumah tetangga pada pagi hari.

Saat dicek, api sudah membesar dan dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berdempetan sehingga warga langsung berupaya menyelamatkan diri serta barang-barang penting.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk jaminan api, terdiri dari armada milik Pemerintah Kota Pematangsiantar dan bantuan dari STTC. Petugas berjibaku selama kurang lebih satu jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB.

Menjelang pemadaman, aparat kepolisian bersama tim Inafis langsung melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti dan penyebab pasti kebakaran. Hingga saat ini, sumber api masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat disimpulkan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp2,5 miliar. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujar Ipda Marojahan, Jumat (27/3/2026)

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada instalasi listrik dan sumber api di rumah, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (SN10)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.