Perang yang semakin intens ini menyebabkan gangguan penerbangan sipil dan operasi logistik regional. Negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar menutup sebagian besar ruang udaranya sementara, sehingga ratusan penerbangan dialihkan atau dibatalkan di bandara di seluruh kawasan.
Selain itu, laporan satelit menunjukkan infrastruktur militer dan pangkalan AS di Bahrain dan Qatar juga menjadi sasaran serangan drone dan rudal dari Iran, meskipun banyak di antaranya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara sekutu.
Para pemimpin regional dan global menyuarakan keprihatinan terhadap perkembangan ini. Beberapa negara Arab Teluk mengecam serangan Iran, sementara negara besar di luar kawasan menyerukan de-eskalasi dan upaya diplomatik untuk mencegah konflik berubah menjadi perang lebih luas yang bisa menyeret lebih banyak negara. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.