MENU
Kegiatan BI Perwakilan Pematangsiantar di Balikpapan Disorot, Dinilai...
WA FB
Berita

Kegiatan BI Perwakilan Pematangsiantar di Balikpapan Disorot, Dinilai Tidak Sejalan dengan Efisiensi Anggaran

T Editor : Tigor Munthe | 18 Apr 2026 | 21:44 WIB
Kegiatan BI Perwakilan Pematangsiantar di Balikpapan Disorot, Dinilai Tidak Sejalan dengan Efisiensi Anggaran
Kantor BI Pematangsiantar. (Foto: Istimewa)

Pematangsiantar, Sinata.id – Pelaksanaan kegiatan “Capacity Building Media” yang diselenggarakan Bank Indonesia di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 10–11 April 2026, menuai perhatian dari kalangan jurnalis di Pematangsiantar.

Salah satu pendiri Jurnalis Ekonomi Siantar Simalungun (JESS), Samsudin Harahap, menyampaikan sejumlah catatan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Ia menilai, pemilihan lokasi kegiatan yang berada di luar wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar perlu dievaluasi dari sisi efektivitas dan efisiensi anggaran.

Menurut Samsudin, kegiatan yang melibatkan insan pers tersebut seharusnya mempertimbangkan relevansi geografis serta manfaat langsung bagi peserta dan daerah asal. 

Ia juga mengaitkan hal ini dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja pemerintah.

“Perlu ada pertimbangan yang matang terkait lokasi dan urgensi kegiatan, agar selaras dengan prinsip efisiensi yang sedang didorong pemerintah,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Selain itu, ia juga menyoroti komposisi peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak seluruh peserta berasal dari kalangan jurnalis aktif. 

Beberapa di antaranya diketahui telah beralih profesi dan saat ini berperan sebagai tenaga ahli di lingkungan pemerintah daerah maupun legislatif.

Samsudin menilai, kejelasan kriteria dan mekanisme seleksi peserta menjadi aspek penting untuk menjaga kualitas serta tujuan kegiatan. 

Ia menekankan bahwa proses seleksi yang transparan dan terukur akan mendukung tercapainya output yang diharapkan.

“Kegiatan peningkatan kapasitas seharusnya diikuti oleh peserta yang masih aktif di bidang jurnalistik, sehingga hasilnya dapat berdampak langsung pada kualitas pemberitaan,” katanya.

Ia juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program serupa, termasuk dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga output yang dihasilkan oleh peserta setelah kegiatan berlangsung.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar belum memberikan keterangan resmi terkait pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk mengenai dasar pertimbangan pemilihan lokasi dan mekanisme seleksi peserta.

Kegiatan “Capacity Building Media” sendiri merupakan agenda yang umumnya bertujuan meningkatkan pemahaman jurnalis terhadap isu-isu ekonomi dan kebijakan perbankan. 

Namun demikian, efektivitas pelaksanaannya tetap menjadi perhatian, terutama dalam konteks efisiensi anggaran dan relevansi manfaat bagi daerah. (SN14)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.