Oleh: Pdt Manser Sagala,M.Th.
Kehidupan yang dikendalikan oleh Tuhan Yesus sering disebut sebagai kehidupan yang berserah penuh atau Lordship of Christ bukanlah tentang kehilangan kebebasan, melainkan tentang menemukan tujuan sejati di bawah otoritas Sang Pencipta.
Berikut adalah penjelasan mengenai aspek-aspek kehidupan yang dipimpin oleh Kristus, disertai dengan dasar Firman Tuhan:
1. Penyangkalan Diri dan Memikul Salib
Langkah pertama dalam kehidupan yang dikendalikan Yesus adalah pergeseran takhta. Ego atau "diri sendiri" tidak lagi menjadi penentu keputusan utama, melainkan kehendak Tuhan.
Firman Tuhan: "Kata-Nya kepada mereka semua: 'Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.'" (Lukas 9:23)
Makna: Menyangkal diri berarti berkata "tidak" pada keinginan daging yang bertentangan dengan prinsip Kerajaan Allah.
2. Kristus sebagai Pusat (Sentralitas Kristus)
Hidup yang dikendalikan Yesus berarti Ia menjadi filter bagi segala sesuatu: cara kita bekerja, berbicara, dan memperlakukan orang lain. Hidup lama kita dianggap telah "mati" dan digantikan oleh hidup baru di dalam Dia.
Firman Tuhan: "Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku." (Galatia 2:20)
3. Ketaatan pada Firman-Nya
Seseorang tidak bisa mengaku dikendalikan oleh Yesus jika ia mengabaikan perintah-Nya. Kendali Yesus dinyatakan melalui ketaatan kita terhadap kebenaran Alkitab.
Firman Tuhan: "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku." (Yohanes 14:15)
Makna: Ketaatan adalah bukti nyata dari kasih dan penyerahan diri kita kepada otoritas-Nya.
4. Hidup yang Dipimpin oleh Roh Kudus
Yesus mengendalikan hidup kita hari ini melalui Roh Kudus. Hidup yang menyerah akan membuahkan karakter yang selaras dengan sifat-sifat Tuhan.
Firman Tuhan: "Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging." (Galatia 5:16)
Hasilnya: Munculnya "Buah Roh" seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, dan penguasaan diri (Galatia 5:22-23).
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.