MENU
Kekuatan Injil yang Menyelamatkan: Jalan Keselamatan Melalui Yesus Kri...
WA FB
Religi

Kekuatan Injil yang Menyelamatkan: Jalan Keselamatan Melalui Yesus Kristus

B Editor : Brian Nicholson | 28 May 2026 | 05:00 WIB
Kekuatan Injil yang Menyelamatkan: Jalan Keselamatan Melalui Yesus Kristus
Pdt Manser Sagala, M.Th.

Oleh : Pdt Manser Sagala, M.Th

Secara harfiah, kata "Injil" berasal dari bahasa Yunani Euangelion yang berarti "Kabar Baik" atau "Berita Kesukaan". ​Injil yang menyelamatkan bukan sekadar buku atau ajaran moral biasa, melainkan kabar baik tentang apa yang telah dilakukan Allah melalui Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia dari hukuman dosa.

​Berikut adalah penjelasan mengenai makna "Injil yang menyelamatkan" berdasarkan firman Tuhan:

1. Inti dari Injil yang Menyelamatkan

​Rasul Paulus merangkum inti dari Injil ini dengan sangat jelas dalam 1 Korintus 15:3-4: ​"Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci."

​Maknanya: ​Kematian Kristus: Yesus mati di kayu salib bukan karena kesalahan-Nya, melainkan untuk membayar upah dosa kita.

​Kebangkitan Kristus: Kebangkitan-Nya membuktikan bahwa Ia telah mengalahkan maut dan dosa, memberikan jaminan hidup kekal bagi kita.

2. Injil adalah Kekuatan Allah

Injil bukan sekadar cerita sejarah, melainkan memiliki kuasa aktif untuk mengubah dan menyelamatkan hidup manusia.

​Roma 1:16 menyatakan: ​"Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani." ​Maknanya: Manusia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri dengan perbuatan baik atau hukum Taurat karena semua manusia telah berdosa (Roma 3:23). Hanya kekuatan Allah melalui Injil yang mampu memutus belenggu dosa dan mendamaikan manusia dengan Allah.

3. Diselamatkan karena Kasih Karunia, Bukan Hasil Usaha

Injil menekankan bahwa keselamatan adalah hadiah gratis dari Allah (kasih karunia), bukan upah dari kerja keras atau kebaikan manusia.

​Efesus 2:8-9 menjelaskan: ​"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri." ​Maknanya: Kita diselamatkan bukan karena kita baik, melainkan karena Allah yang baik. Bagian manusia hanyalah menerima hadiah tersebut dengan iman (percaya dan berserah penuh kepada Yesus).

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.