MENU
Kekudusan: Dasar Persekutuan dan Penyembahan Sejati Orang Percaya
WA FB
Religi

Kekudusan: Dasar Persekutuan dan Penyembahan Sejati Orang Percaya

F Editor : Ferry SP Sinamo | 09 Jan 2026 | 04:19 WIB
Kekudusan: Dasar Persekutuan dan Penyembahan Sejati Orang Percaya
Pdt Manser Sagala, M.Th.

 ​4. Akibat Ketidakkudusan dalam Penyembahan 

​Tuhan sangat tegas mengenai kekudusan. Dalam Perjanjian Lama, jika imam tidak menjaga kekudusan saat masuk ke ruang kudus, maut bisa menjemputnya. Dalam Perjanjian Baru, ketidakkudusan membuat doa dan penyembahan kita tidak didengar.

​Firman Tuhan: "Sebab tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus." (1 Petrus 1:16).

​Firman Tuhan: "Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar." (Mazmur 66:18).

 ​Kesimpulan 

​Kekudusan adalah jembatan yang menghubungkan manusia yang fana dengan Allah yang kekal. Dalam persekutuan, kekudusan menjaga keintiman; dalam penyembahan, kekudusan menjamin penerimaan. Kita tidak bisa menjadi kudus dengan kekuatan sendiri, melainkan melalui pengurbanan Yesus Kristus dan tuntunan Roh Kudus.

​ Intisari : Kita menyembah Allah bukan karena kita sempurna, tetapi karena kita telah dikuduskan oleh Kristus untuk hidup dalam ketaatan.

Tanpa kekudusan, penyembahan hanya menjadi rutinitas; tetapi dengan hidup yang dikuduskan Kristus, setiap langkah kita berubah menjadi ibadah yang berkenan kepada Allah.” (A27)

Tuhan Yesus memberkati kita semua

Cp konseling dan Doa permohonan 0811762709

Pdt Manser Sagala MTh

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.