Setiba di Betlehem, orang-orang Majus menemukan Yesus dan mempersembahkan hormat serta hadiah. Namun Tuhan memperingatkan mereka dalam mimpi agar tidak kembali kepada Herodes.
Matius 2:12 (TB): “Dan karena diperingatkan dalam mimpi… mereka kembali ke negerinya melalui jalan lain.”
Mengetahui bahwa ia telah dikelabui, Herodes murka dan memerintahkan pembantaian semua anak laki-laki berusia dua tahun ke bawah di Betlehem dan sekitarnya (Matius 2:16). Tindakan keji ini menjadi salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah kelahiran Yesus.
Peristiwa ini menunjukkan kontras tajam antara penyembahan tulus orang Majus dan penolakan penuh kebencian oleh Herodes.
Melalui kisah ini, kita diingatkan bahwa terang Kristus selalu hadir di tengah gelapnya dunia. Meskipun ancaman, ketakutan, dan kejahatan mencoba menghalanginya, rencana Allah tetap berjalan dengan sempurna. Kelahiran Yesus membawa harapan yang tidak dapat dipadamkan oleh kuasa mana pun di bumi.( A27).
Tuhan Yesus memberkati kita semua. Cp Konseling dan Doa Permohonan: 0812762709 Pdt. Manser Sagala, M.Th
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.