MENU
Kemurahan dan Kebaikan Tuhan Jadi Kekuatan Hidup Orang Percaya di Teng...
WA FB
Religi

Kemurahan dan Kebaikan Tuhan Jadi Kekuatan Hidup Orang Percaya di Tengah Pergumulan

F Editor : Ferry SP Sinamo | 23 May 2026 | 05:00 WIB
Kemurahan dan Kebaikan Tuhan Jadi Kekuatan Hidup Orang Percaya di Tengah Pergumulan
Pdt Manser Sagala, M.Th.

Oleh : Pdt Manser Sagala, M.Th.

Kemurahan (chesed dalam bahasa Ibrani, charis atau mercy dalam bahasa Yunani) dan kebaikan Tuhan adalah dua sifat Allah yang menjadi fondasi bagaimana Dia berhubungan dengan kita manusia. Keduanya bukan sekadar konsep abstrak, melainkan berkat yang nyata, aktif, dan luar biasa dalam hidup kita setiap hari. ​Sering kali kita mengira berkat Tuhan hanya sebatas materi atau kesehatan. Namun, Alkitab menunjukkan bahwa kemurahan dan kebaikan-Nya adalah berkat terbesar yang menjaga, memulihkan, dan menjamin masa depan kita.

​Mari kita bedah makna keduanya beserta dasar Firman Tuhan:

1. Kemurahan Tuhan: Menahan yang Seharusnya Kita Terima

​Secara teologis, kemurahan (mercy) sering diartikan sebagai tindakan Tuhan yang tidak memberikan kita hukuman yang selayaknya kita terima akibat dosa dan pelanggaran kita. Kemurahan adalah wujud kasih Allah yang menahan murka-Nya dan justru memberikan pengampunan.

​Ratapan 3:22-23 "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!" ​Makna bagi kita: Setiap pagi saat kita bangun, kita tidak mendapati Tuhan yang siap menghukum kesalahan kita kemarin, melainkan Tuhan yang menyediakan "rahmat yang baru". Ini adalah berkat perlindungan dan kesempatan kedua yang luar biasa.

​Mazmur 103:10: "Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita."

​2. Kebaikan Tuhan: Memberikan yang Tidak Layak Kita Terima

​Jika kemurahan adalah menahan hukuman, maka kebaikan (goodness/grace) adalah memberikan kasih karunia, berkat, dan kelimpahan yang sebenarnya tidak layak kita terima. Tuhan memberikan yang baik karena Diri-Nya adalah baik, bukan karena kita telah berbuat baik. ​Mazmur 145:9 "TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahim terhadap segala buatan-Nya."

​Makna bagi kita: Kebaikan Tuhan itu universal dan aktif. Dia menyediakan udara, hujan, matahari, hingga berkat-berkat spesifik dalam hidup kita (keluarga, pekerjaan, kedamaian hati) murni karena karakter-Nya yang pemurah.

​Yakobus 1:17: "Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang..."

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.