Ketaatan bukan sekadar kewajiban, melainkan kunci berkat dan keberhasilan sejati — bukan hanya dalam hal jasmani, tetapi juga dalam kedamaian dan sukacita rohani.
*4. Ketaatan: Panggilan Hidup Orang Percaya*
Hidup dalam ketaatan adalah tujuan dan identitas orang percaya. Bahkan Tuhan Yesus sendiri memberi teladan sempurna tentang arti ketaatan.
Filipi 2:8 “Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”
Ibrani 5:8 “Sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya.”
Melalui ketaatan Yesus, dunia diselamatkan. Maka melalui ketaatan kita, dunia dapat melihat Kristus yang hidup di dalam kita.
*Ketaatan Membawa Kita ke Dalam Hati Tuhan*
Ketaatan bukan beban, melainkan jalan menuju kedekatan dengan Tuhan. Saat kita memilih untuk taat, kita sedang membangun hidup di atas batu karang yang kokoh — Yesus Kristus sendiri.
Yohanes 15:10 “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.”
Kiranya setiap langkah hidup kita dipenuhi dengan ketaatan yang lahir dari kasih kepada Tuhan. Sebab di dalam ketaatanlah terdapat kekuatan, keteguhan, dan kemuliaan.
Taatlah karena kasih, bukan karena paksaan. Sebab di dalam ketaatan, Tuhan menyatakan diri-Nya dan mengokohkan hidup kita.
Cp Konseling: 0811762709 Manser Sagala Tuhan Yesus memberkati kita semua.(A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.