MENU
Kim Yo Jong Dipromosikan, Dinasti Kim Semakin Menguat di Korea Utara
WA FB
Berita

Kim Yo Jong Dipromosikan, Dinasti Kim Semakin Menguat di Korea Utara

R Editor : Redaksi Sinata | 24 Feb 2026 | 14:59 WIB
Kim Yo Jong Dipromosikan, Dinasti Kim Semakin Menguat di Korea Utara
Kim Yo Jong. (Ist)

Pyongyang, Sinata.id — Pemerintahan tertutup Korea Utara kembali menarik sorotan dunia setelah pemimpin tertinggi Kim Jong Un mengambil langkah signifikan memperkuat dinasti kekuasaan yang telah berakar sejak 1940‑an. Dalam perhelatan politik terbesar negeri itu, adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong, resmi dipromosikan ke jabatan strategis di struktur Partai Buruh Korea, Selasa (24/2/2026).

Promosi ini diumumkan dalam pertemuan plenari pertama Komite Sentral Partai Buruh Korea yang digelar di Pyongyang, sebuah momen langka yang bersamaan dengan berlangsungnya Kongres Partai ke‑9, forum politik yang digelar hanya sekali setiap lima tahun untuk menentukan arah kebijakan negara.

Kim Yo Jong, yang selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di rezim, diangkat sebagai direktur salah satu departemen penting partai setelah sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur. Selain itu, ia juga kembali ditetapkan sebagai anggota Politburo alternatif, posisi yang sempat kosong sejak 2021.

Langkah ini dipandang pengamat sebagai sinyal jelas penguatan kontrol keluarga Kim atas mekanisme kekuasaan di Korut. Meski negara itu tidak menjalankan sistem demokrasi seperti di banyak negara lain, struktur partai di Pyongyang menentukan hampir semua aspek pemerintahan, mulai dari kebijakan ekonomi hingga strategi pertahanan.

Pakar politik internasional menyebutkan, promosi Yo Jong bukan sekadar formalitas. Selama bertahun‑tahun, ia menjadi figur kunci dalam perumusan kebijakan luar negeri dan propaganda, sering tampil dalam pernyataan resmi yang keras terhadap Korea Selatan maupun Amerika Serikat. Pengangkatannya kini memperkuat dugaan bahwa ia berada di garis terdepan sebagai penjaga stabilitas rezim dan penjaga legacy keluarga Kim.

Perhelatan politik di Pyongyang juga menandai terpilihnya kembali Kim Jong Un sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea, menegaskan posisinya sebagai pemimpin nasional tanpa tanding. Kongres Partai itu sendiri menetapkan prioritas baru lima tahun ke depan, termasuk agenda pembangunan ekonomi dan strategi pertahanan negara.

Menariknya, penguatan posisi dinasti Kim ini berjalan beriringan dengan sorotan terhadap figur lain yang dipandang sebagai calon penerus: putri Kim Jong Un, Kim Ju Ae, yang belakangan ini makin sering muncul dalam acara kenegaraan. Meskipun belum ada pengumuman resmi, sejumlah analis intelijen di Seoul menyebutkan bahwa Ju Ae sedang dipersiapkan sebagai bagian dari “generasi baru” kepemimpinan, menambah dimensi baru dinamika succession di Korea Utara.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.