Meski bersifat menyelamatkan nyawa, terapi cuci darah tidak menyembuhkan penyakit ginjal. Pasien sering menghadapi tantangan fisik, seperti kelelahan, pusing, mual, kram otot, hingga penurunan kualitas hidup. Selain dampak fisik, beban psikologis juga kerap dialami pasien yang harus bergantung pada terapi ini dalam jangka panjang.
Kepergian Lucky menjadi pengingat pentingnya deteksi dini penyakit ginjal. TB ginjal, seperti yang dialami Lucky, kerap terlambat terdeteksi karena gejalanya tidak selalu khas pada tahap awal. Pemeriksaan kesehatan secara rutin dan penerapan gaya hidup sehat menjadi langkah penting untuk mencegah gangguan ginjal kronis. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.