Pematangsiantar, Sinata.id - Upaya penguatan ekonomi berbasis koperasi di Kota Pematangsiantar belum sepenuhnya berjalan mulus.
Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tanjung Pinggir menjadi salah satu contoh, di mana semangat pengurus masih tinggi, namun terkendala minimnya dukungan konkret.
Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di kantor lurah setempat beberapa waktu lalu menjadi bukti bahwa aktivitas koperasi tetap berjalan, meski dengan keterbatasan fasilitas. Hingga kini, KKMP Tanjung Pinggir belum memiliki kantor sendiri sebagai pusat operasional.
Ketua KKMP Tanjung Pinggir, Mahadi Sitanggang, Selasa (31/3/2026), menyebut, pihaknya tetap berupaya menjalankan kegiatan koperasi sembari menunggu dukungan nyata dari pemerintah.
Menurutnya, kondisi serupa juga dialami sejumlah koperasi lain di tingkat kota. Banyak pengurus masih menanti arahan resmi dari dinas terkait, termasuk kejelasan mengenai bantuan operasional yang hingga kini belum disampaikan secara formal.
Salah satu persoalan utama yang dihadapi adalah ketiadaan lahan untuk pembangunan kantor koperasi. Pemerintah disebutkan akan memberikan bantuan pembangunan, namun dengan syarat tersedianya lahan milik negara seluas sekitar 1.000 meter persegi.
Menindaklanjuti hal tersebut, pengurus telah mengusulkan lahan di kawasan Sekolah Luar Biasa milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Tanjung Pinggir. Bahkan, peninjauan lokasi telah dilakukan bersama sejumlah pihak terkait, termasuk unsur TNI.
Namun, karena status lahan berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, pihak koperasi telah mengajukan permohonan kepada pemerintah kota untuk memfasilitasi proses tersebut. Hingga kini, permohonan tersebut belum mendapatkan tanggapan resmi.
Alternatif lahan lain sempat ditawarkan, namun ditolak karena dinilai tidak layak. Lokasi tersebut berada dekat tempat pembuangan akhir, memiliki akses jalan yang kurang memadai, serta jauh dari permukiman warga.
Sebagai solusi, pengurus kini berharap pada lahan eks PTPN III di kawasan Jalan Rondahaim Saragih yang dinilai lebih strategis dan potensial untuk pengembangan koperasi.
Di tengah berbagai kendala, optimisme tetap dijaga. Pengurus yakin, apabila dukungan infrastruktur dan lokasi strategis dapat segera terpenuhi, KKMP Tanjung Pinggir mampu berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga tengah mendorong pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di sejumlah wilayah. Tercatat, lima Kopdes sedang dalam tahap pembangunan, termasuk di Kecamatan Siantar Martoba dan Siantar Timur.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.