MENU
Komplotan Pembobol Toko di Medan Denai Ditembak Usai Curi Ratusan Slop...
WA FB
News

Komplotan Pembobol Toko di Medan Denai Ditembak Usai Curi Ratusan Slop Rokok

R Editor : Redaksi Sinata | 01 Nov 2025 | 16:15 WIB
Komplotan Pembobol Toko di Medan Denai Ditembak Usai Curi Ratusan Slop Rokok
Tiga pencuri rokok di Medan Denai ditangkap Polsek Medan Area. Otak pelaku Mhd Khaidir ditembak saat kabur ke semak-semak. (Dok. Polsek Medan Area)

Sinata.id - Tiga pelaku pencurian rokok di Medan Denai akhirnya keok setelah tim Reskrim Polsek Medan Area berhasil membongkar aksi pembobolan toko senilai puluhan juta rupiah. Drama penangkapan pun berlangsung menegangkan ketika otak pelaku, Mhd Khaidir (22), mencoba kabur ke semak-semak dan terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan petugas.

Inilah akhir perjalanan komplotan pencuri rokok yang sempat bikin resah warga Medan Denai.

Unit Reskrim Polsek Medan Area bergerak cepat memburu tiga pelaku pembobolan toko di Jalan Selamat No. 11 A-B, Kelurahan Binjai.

Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya menangkap mereka satu per satu, dua pria dan satu perempuan, yang ternyata punya peran masing-masing dalam aksi licik itu.

Kapolsek Medan Area, AKP Dwi Himawan Chandra, mengungkapkan kasus ini bermula dari laporan M. Nasir (47), pemilik toko yang kaget bukan main saat membuka pintu usahanya pada Rabu pagi, 15 Oktober 2025.

Bukannya melihat rak penuh dagangan, ia justru mendapati ratusan slop rokok lenyap.

Dari CCTV, sosok yang dikenalinya muncul, mantan pegawainya sendiri, Khaidir, tertangkap kamera tengah mengangkut rokok ke luar toko.

“Korban kehilangan 120 slop rokok berbagai merek dengan nilai sekitar Rp39 juta,” ungkap AKP Dwi Himawan dalam keterangan tertulis yang diterima Sinata.id, Sabtu (1/10/2025).

Ketiganya adalah Mhd Khaidir, sang otak pelaku, kemudian Intan Humairah (20), sang pengantar hasil curian,  dan Mujiburahman (30), yang bertugas membuka akses masuk ke toko korban.

Tak menunggu lama, tim Reskrim yang dipimpin Kanit dan Panit Opsnal langsung turun ke lokasi, mengumpulkan bukti dan jejak tiga pelaku.

Jejak itu membawa polisi ke tempat kos Khaidir di Jalan Jermal VII, Medan Denai.

Saat digerebek, petugas menemukan 31 bungkus rokok, sepeda motor Yamaha Mio warna hijau, dan pakaian yang digunakan saat beraksi.

Namun drama terjadi ketika polisi hendak mengembangkan kasus ke tersangka Khaidir yang nekat melarikan diri ke semak-semak Jermal XV.

Peringatan sudah dilepaskan, tapi ia tetap ngotot kabur.

Akhirnya, sebutir timah panas bersarang di kakinya. Setelah mendapat perawatan medis, ia pun digelandang ke kantor polisi.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.