Para ahli memperkirakan hingga 10 juta penduduk di wilayah metropolitan Teheran berpotensi terdampak oleh awan polusi dari kebakaran depot bahan bakar dan kilang minyak.
Selain risiko kesehatan langsung, para ilmuwan juga khawatir kontaminasi kimia bisa merembes ke sumber air, tanah pertanian, dan ekosistem laut di kawasan Teluk Persia.
Sejumlah pakar lingkungan bahkan membandingkan potensi dampaknya dengan kebakaran ladang minyak Kuwait pada Perang Teluk 1991, yang menyebabkan polusi udara dan kerusakan ekosistem selama bertahun-tahun.
Jika serangan terhadap infrastruktur energi terus berlanjut, Timur Tengah bisa menghadapi krisis lingkungan lintas negara, karena polutan dari asap kebakaran dapat terbawa angin dan menyebar ke wilayah lain di kawasan. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.