Untuk meminimalkan risiko, cuka apel umumnya dianjurkan dikonsumsi dalam bentuk encer, misalnya satu hingga dua sendok makan yang dilarutkan dalam segelas air. Penggunaan sedotan dan berkumur setelah minum dapat membantu mengurangi paparan asam pada gigi.
Masyarakat yang memiliki kondisi medis tertentu, terutama diabetes, gangguan lambung, atau masalah ginjal, disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menjadikan cuka apel sebagai rutinitas harian. (A58)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.