MENU
Kontroversi Tiket Piala Dunia 2026: Fans Kecewa Sistem Penempatan Kurs...
WA FB
Berita

Kontroversi Tiket Piala Dunia 2026: Fans Kecewa Sistem Penempatan Kursi FIFA

N Editor : Nida | 09 Apr 2026 | 06:19 WIB
Kontroversi Tiket Piala Dunia 2026: Fans Kecewa Sistem Penempatan Kursi FIFA
Presiden Donald Trump dan Presiden FIFA umumkan jadwal Piala Dunia (Istimewa)

Pematangsiantar, Sinata.id - FIFA kembali menuai kritik jelang Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Setelah sebelumnya disorot karena harga tiket yang dianggap terlalu mahal, kini muncul gelombang kekecewaan dari para penggemar terkait sistem penempatan kursi di stadion. Tiket Mahal Tak Jamin Kursi Terbaik Dalam proses penjualan, FIFA membagi tiket ke dalam beberapa kategori berdasarkan harga, dengan Kategori 1 sebagai yang paling mahal.

Banyak penggemar mengira bahwa tiket kategori tertinggi tersebut otomatis memberikan akses ke kursi terbaik, seperti di dekat lapangan atau tribun bawah.

Namun, kenyataannya berbeda. Sejumlah laporan mengungkapkan bahwa banyak pemegang tiket Kategori 1 justru mendapatkan tempat duduk di sudut stadion atau bahkan di belakang gawang.

Lebih mengejutkan lagi, ada kasus di mana pembeli tiket premium ditempatkan di area yang seharusnya termasuk Kategori 2. Fans Merasa Dirugikan Kondisi ini memicu kekecewaan besar, terutama karena harga tiket yang dibayarkan mencapai ratusan hingga ribuan dolar.

Sejumlah penggemar mengeluhkan perubahan tersebut dan merasa tidak mendapatkan apa yang mereka bayar.

Beberapa bahkan menyebut situasi ini sebagai bentuk “penipuan” karena aturan dianggap berubah setelah transaksi dilakukan.

Di Amerika Utara, pemilihan kursi biasanya dilakukan secara spesifik, bukan hanya berdasarkan kategori. Hal ini membuat perbedaan antara ekspektasi dan kenyataan semakin terasa. Dugaan Kursi Premium untuk Sponsor Laporan juga menyebutkan bahwa kursi-kursi terbaik di stadion kemungkinan besar dialokasikan untuk paket hospitality dan sponsor.

Paket tersebut dijual dengan harga jauh lebih tinggi, sehingga memunculkan dugaan bahwa penggemar umum tidak mendapatkan akses ke lokasi terbaik meski sudah membeli tiket termahal. Respons FIFA Menanggapi kritik tersebut, FIFA menyatakan bahwa sistem tiket memang hanya memberikan gambaran awal terkait posisi kursi.

Dalam pernyataannya, FIFA menegaskan bahwa lokasi tempat duduk bisa berubah selama masih berada dalam kategori yang sama atau memiliki nilai setara.

Meski demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredakan kekecewaan para penggemar yang merasa dirugikan. Sorotan Jelang Piala Dunia 2026 Kontroversi ini menjadi catatan penting bagi penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.