MENU
Korban Tewas Banjir-Longsor Sumatera Tembus 893 Jiwa, Ratusan Masih Hi...
WA FB
News

Korban Tewas Banjir-Longsor Sumatera Tembus 893 Jiwa, Ratusan Masih Hilang

R Editor : Redaksi Sinata | 05 Dec 2025 | 19:28 WIB
Korban Tewas Banjir-Longsor Sumatera Tembus 893 Jiwa, Ratusan Masih Hilang
BNPB merilis data terbaru banjir Sumatra dengan total 893 korban meninggal, 521 orang masih hilang, dan ribuan luka-luka. (Ist)

Sinata.id - Bencana banjir bandang dan longsor yang menghantam tiga provinsi di Sumatera kembali menorehkan catatan kelam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data pada Jumat (5/12/2025), pukul 15.50 WIB, yang menunjukkan jumlah korban meninggal terus melonjak hingga 893 orang.

Dalam rilis terbarunya, BNPB juga mencatat 521 warga masih hilang dan belum berhasil ditemukan tim SAR gabungan.

Otoritas menilai angka tersebut sangat mungkin menambah total korban jiwa, mengingat sebagian besar hilang di lokasi-lokasi yang tertimbun lumpur tebal atau terseret arus bandang.

Tak hanya itu, sedikitnya 4.200 penyintas mengalami luka-luka, mulai dari cedera ringan hingga trauma berat, setelah bencana menerjang permukiman dan akses publik di tiga provinsi tersebut.

Aceh Terparah, Disusul Sumut dan Sumbar

BNPB merinci wilayah terdampak paling besar berada di Aceh dengan 371 korban meninggal dunia.

Di posisi berikutnya, Sumatera Utara mencatat 312 korban tewas, sementara Sumatera Barat melaporkan 210 korban jiwa.

Total 51 kabupaten/kota tersebar di tiga provinsi itu kini berstatus darurat bencana dengan kondisi permukiman yang porak-poranda.

Pilihan Editor: Mbah Tarman Resmi Ditahan Polisi Terkait Kasus Mahar Cek Palsu Rp 3 Miliar

Rumah Hancur, Jembatan Putus, Fasilitas Publik Lumpuh

Kerusakan infrastruktur juga tercatat masif.

BNPB mengungkapkan sedikitnya 5.700 rumah warga rusak parah maupun berat.

Fasilitas publik tak luput dari amukan banjir dan longsor, meliputi:

Situasi ini membuat akses logistik ke sejumlah wilayah terisolasi semakin sulit, memaksa petugas menggunakan jalur udara dan laut untuk distribusi bantuan. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.