MENU
Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Kargo Emirates di Hong Kong Bertambah
WA FB
Berita

Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Kargo Emirates di Hong Kong Bertambah

R Editor : Redaksi Sinata | 20 Oct 2025 | 15:45 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Kargo Emirates di Hong Kong Bertambah
Pesawat kargo Emirates jatuh ke laut di Bandara Hong Kong pada Senin dini hari. Tragedi ini jadi insiden terburuk dalam 27 tahun terakhir. Investigasi penyebab kecelakaan tengah dilakukan. (NYT)

Sinata.id - Pesawat kargo Emirates jatuh ke laut di Bandara Hong Kong pada Senin dini hari (20/10/2025) waktu setempat. Tragedi ini jadi insiden terburuk dalam 27 tahun terakhir. Investigasi penyebab kecelakaan tengah dilakukan.

Dalam hitungan detik, aktivitas sibuk di salah satu bandara tersibuk di Asia itu terhenti ketika sebuah pesawat kargo raksasa Boeing 747 milik AirACT, operator Turki yang bekerja sama dengan Emirates Airline, tergelincir dan jatuh ke laut di tengah badai deras yang melanda kawasan tersebut.

Menurut keterangan resmi Otoritas Bandara Hong Kong, insiden itu terjadi sekitar pukul 03.50 waktu setempat. Pesawat dengan nomor penerbangan EK9788 itu baru saja tiba dari Bandara Internasional Dubai Al Maktoum ketika kehilangan kendali di atas landasan pacu yang licin akibat hujan deras disertai angin kencang.

Empat awak pesawat berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat meski mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun nahas, dua orang lainnya dipastikan tewas, salah satunya diduga merupakan staf bandara yang tengah bertugas di sekitar area pendaratan. Sementara itu, seorang pekerja lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Tim penyelamat dari kepolisian dan otoritas bandara langsung melakukan pencarian intensif di perairan dekat landasan. Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi membuat proses evakuasi berlangsung sulit dan berisiko tinggi.

Kondisi Pesawat Mengenaskan

Gambar yang beredar di media sosial melalui akun pelacakan penerbangan AirNavRadar memperlihatkan kondisi pesawat yang rusak parah. Bagian ekor dan sirip vertikalnya hilang, sementara badan utama pesawat tampak tenggelam sebagian di laut. Meski demikian, pihak bandara belum mengonfirmasi keaslian foto tersebut.

Pesawat Boeing 747 berusia 32 tahun itu diketahui merupakan pesawat kargo yang telah lama dioperasikan untuk rute Timur Tengah–Asia. Penerbangan terakhirnya dari Dubai ke Hong Kong seharusnya berjalan rutin, hingga badai besar mengguncang jalur udara dan membuat pendaratan berakhir tragis.

Bandara Lumpuh Sementara

Akibat insiden ini, satu dari tiga landasan pacu Bandara Internasional Hong Kong ditutup total untuk penyelidikan. Aktivitas penerbangan di bandara itu pun terganggu. Sejumlah penerbangan dari dan menuju Hong Kong sempat mengalami penundaan berjam-jam, membuat ribuan penumpang menumpuk di terminal keberangkatan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.