Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH mengatakan, peringatan hari jadi ke-154 Kota Pematangsiantar, dapat dijadikan introspeksi diri untuk tujuan masa depan Kota Pematangsiantar yang lebih baik.
"Kita wajib bersyukur dengan hari kelahiran Kota Pematangsiantar tanggal 24 April 1871, yang disesuaikan dengan tahun lahirnya Raja Sang Naualuh pada 24 April 1871. Kita tidak boleh lupa Sang Naualuh putra Kota Pematangsiantar yang rela berjuang melawan Belanda dari bumi Pematangsiantar, dan mengorbankan diri harus dibuang ke Bengkalis, dan wafat di sana," tutur Timbul.
Menurut Timbul, peringatan hari jadi Kota Pematangsiantar bukan tidak sebatas seremonial belaka. Namun harus mampu meneladani sifat yang dimiliki Raja Sang Naualuh. Yakni, pengasih, pelayan, jujur, berani, bertanggungjawab, teguh, berpendirian, saling menghormati dan saling membangun.
'Selamat ulang tahun Kota Pematangsiantar ke 154 untuk seluruh masyarakat," ujar Timbul Marganda Lingga SH.
Lalu rutinitas peringatan lainnya, Walikota, Anggota DPRD bersama unsur pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya, ziarah ke "zorat" (makam) Raja Siantar di Pematang, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. (*)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.