MENU
Kronologi Bocah 7 Tahun Tewas Tertimbun di Lokasi Proyek Perumahan
WA FB
News

Kronologi Bocah 7 Tahun Tewas Tertimbun di Lokasi Proyek Perumahan

T Editor : Tumpal Pandapotan | 06 Jan 2026 | 14:22 WIB
Kronologi Bocah 7 Tahun Tewas Tertimbun di Lokasi Proyek Perumahan
Lokasi korban tertimbun tanah proyek perumahan. ist

Pematangsiantar, Sinata.id – Duka mendalam menyelimuti keluarga Suriono (65 tahun), warga Kelurahan Tambun Nabolon, Pematangsiantar. Cucu tercintanya, KA (7 tahun), ditemukan tewas terkubur di lokasi proyek perataan tanah diduga untuk perumahan, setelah hilang selama dua hari. Almarhum diceritakan sebagai anak baik dan suka menolong itu akhirnya dikebumikan Jumat (2/1/2026) lalu.

Kronologi kejadian berawal pada Rabu (31/12/2025) sore. Menurut penuturan sang kakek, Suriono, kepada media, saat itu ia sedang beristirahat di rumah seusai pulang dari rawat inap rumah sakit. Sekitar pukul 13.00 WIB, KA meminta izin untuk bermain bersama teman-temannya.

“Mamak dan neneknya pergi cari botot (barang bekas). Aku di rumah sama dia, kemudian dia pergi main,” ucapnya, Senin (5/1/2026).

Namun, hingga sore hari, KA tidak pulang. Kekhawatiran keluarga pun memuncak. Pencarian segera dilakukan oleh keluarga dan warga.

“Mulai jam 4 kami cariin dia. Sampai jam 2 malam (1/1/2026) kami cariin tapi tidak ketemu,” ujarnya.

Kemudian, pada Kamis (1/1/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB, keluarga melaporkan kehilangan KA ke kepolisian. Fokus pencarian kemudian pada sebuah proyek perataan tanah di wilayah tersebut.

“Kami cariin jumpa selop, itulah titik kami cariin. Tambah yakin kami lokasi di situ,” tutur Suriono.

Meski awalnya pihak kepolisian mengusulkan pencarian dilanjutkan keesokan harinya karena sudah malam, keluarga bersikeras untuk melanjutkan. Setelah menggali timbunan tanah di lokasi proyek, jasad KA akhirnya ditemukan. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum untuk dilakukan visum sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah.

Suriono mengungkapkan KA sebagai cucu yang sangat dekat dan manja padanya.

“Almarhum orangnya baik, suka membantu, kawannya banyak dan disenangi para orang tua di sini,” ucapnya.

Antara ia dan cucunya itu sangat kuat. “Kemanapun dia ikut, mandi, tidur itu sama ku. Kadang sampai tiga dolok cari botot. Makanya aku gak bisa melupakan itu,” tuturnya.

Suriono mencoba untuk ikhlas dan KA akhirnya dikebumikan pada Jumat (2/1/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Hatiku kecilku gak tahan. Cuma dibandingkan dengan kejadian lainnya seperti bencana di Sibolga, Aceh dan Sumbar, ya kita ikhlas lah biar Almarhum tenang,” katanya.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.