Pematangsiantar, Sinata.id - Kebakaran hanguskan tiga bangunan rumah dan satu bengkel di Jalan Pdt Justin Sihombing, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Jumat (27/3/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu berhasil dipadamkan satu jam kemudian, tanpa menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp2,5 miliar.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM Sitinjak menuturkan, api pertama kali diketahui oleh seorang saksi berinisial VS, istri dari penghuni rumah berinisial BP.
Saat itu, sekitar pukul 05.00 WIB, VS terbangun untuk melaksanakan ibadah dan mendengar suara seperti benda terbakar. Ia kemudian menelusuri sumber suara.
"Setelah dilakukan pengecekan, api terlihat berasal dari bangunan tetangga dan telah merambat ke dinding kamar anaknya," ujar Kapolres disampaikan Kasi Humas Iptu Agustina Triyadewi.
Dinding tersebut berbatasan langsung dengan bangunan lain yang difungsikan sebagai bengkel dan terbuat dari material mudah terbakar, sehingga api cepat menjalar.
Menyadari kondisi tersebut, VS segera membangunkan suaminya dan anak-anaknya. Mereka kemudian bergegas keluar rumah sambil menyelamatkan dokumen penting serta kendaraan yang berada di lokasi.
Agustina menyatakan, laporan kebakaran diterima aparat kepolisian sekitar pukul 06.00 WIB. Pihaknya kemudian mengerahkan personel Sabhara dan Polsek Siantar Timur langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan dan pengecekan awal.
Sejalan dengan itu, sebanyak 7 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Setelah api padam, petugas kepolisian bersama tim identifikasi melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti awal.
"Tidak ada korban jiwa pada kejadian. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan," ujarnya. (A58)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.