4.Apa yang terjadi ketika orang percaya hidup dalam kesatuan?
5.Kesatuan seperti apa yang Yesus doakan bagi umat-Nya?
6.Langkah konkret apa yang dapat kita lakukan untuk membangun kesatuan dalam keluarga dan gereja?
Kesepakatan tidak selalu berarti tanpa perbedaan, tetapi memilih untuk tetap berjalan bersama dalam kasih, pengampunan, dan kebenaran.
Kesatuan dimulai dari keluarga, diperluas dalam komunitas, dan menjadi kesaksian nyata bagi dunia.
Kesatuan bukanlah hasil usaha manusia semata, melainkan buah dari hati yang mau tunduk kepada kehendak Kristus. Ketika keluarga, komunitas, dan gereja hidup dalam kesepakatan, di situlah Tuhan memerintahkan berkat-Nya dan menyatakan kehadiran-Nya.
Kiranya setiap pembaca tidak hanya merenungkan firman ini, tetapi juga menghidupinya mulai hari ini, dari rumah, dan dari hati yang mau dipersatukan di dalam Kristus. (A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.