MENU
Lam Puuk, Jejak Tsunami dan Pesona Pantai yang Tak Pernah Pudar
WA FB
Berita

Lam Puuk, Jejak Tsunami dan Pesona Pantai yang Tak Pernah Pudar

G Editor : Gunawan Purba | 06 Jun 2026 | 18:37 WIB
Lam Puuk, Jejak Tsunami dan Pesona Pantai yang Tak Pernah Pudar
Pantai Lam Puuk, Aceh

Saat sore hari, wisatawan dapat menikmati matahari terbenam yang perlahan tenggelam di balik garis cakrawala. Bagi pecinta memancing, Pantai Momong juga menjadi lokasi favorit untuk menyalurkan hobi sambil menikmati keindahan alam.

Pesona wisata Aceh juga meninggalkan kesan mendalam bagi para pendatang. Salah satunya dirasakan Hartono, wisatawan asal Brebes, Jawa Tengah.

Ia mengaku terkesan dengan tingkat keamanan dan kejujuran masyarakat setempat. Pengalaman itu terjadi ketika dirinya tanpa sengaja meninggalkan telepon genggam di toilet kawasan wisata.

“Saya baru sadar sekitar satu jam kemudian kalau HP tertinggal. Saat kembali dan menanyakannya kepada petugas, mereka langsung mengembalikannya dengan senyum dan tanpa meminta apa pun. Itu menjadi kesan pertama saya saat menginjakkan kaki di Aceh,” tutur Hartono.

Aceh Besar tidak hanya menawarkan wisata bahari. Kawasan ini juga menyimpan destinasi wisata religi yang sarat sejarah, salah satunya Masjid Rahmatullah di Gampong Lam Puuk, Kecamatan Lhoknga.

Masjid tersebut menjadi saksi bisu dahsyatnya gempa dan tsunami Aceh 2004. Di tengah luluh-lantaknya kawasan pesisir saat bencana melanda, bangunan masjid itu tetap berdiri kokoh hingga kini.

Perpaduan antara keindahan pantai, keramahan masyarakat, keamanan yang dirasakan wisatawan, serta jejak sejarah yang masih terawat menjadikan Lam Puuk dan kawasan Lhoknga sebagai destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar tempat berlibur.

Di sini, wisatawan tidak hanya menemukan panorama alam yang memikat, tetapi juga cerita dan pengalaman yang membekas dalam ingatan. (SN24)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.