Proses pembangunan rumah penyandang disabilitas di Bandar Huluan[/caption]
Saat ini, sebut Akbar, progres pembangunan kediaman Porman telah mencapai sekira 30 pesen. Meski nantinya yang dibangun merupakan rumah sederhana, namun rumah dari hasil gotong-royong masyarakat tersebut, akan jauh lebih layak dari sebelumnya.
"Rencananya rumahnya permanen, cuma sederhana juga. Banyak juga warga yang menyumbang. Ada yang menyumbang pohon kelapa, batu, pasir dan uang. Kita harap, keadaan seperti ini tak ditemukan lagi di kecamatan lain di Simalungun. Dan semoga kehidupan keluarga ibu Porman lebih baik lagi kedepannya," katanya. (SN11)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.