Bane secara khusus menekankan pentingnya peran media negara dalam mengedukasi masyarakat mengenai kebijakan strategis pemerintah, termasuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan ultramikro.
“Kalau memang mengambil posisi sebagai media negara, maka harus serius menyampaikan informasi yang benar-benar dibutuhkan publik. Tidak hanya menampilkan produk UMKM, tapi juga menjelaskan bagaimana cara mengakses KUR, apa syaratnya, apa kategorinya, apakah ultramikro, mikro, atau kecil. Ini informasi dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Ia mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami program KUR, bahkan menanyakan hal-hal yang sangat mendasar. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan informasi yang seharusnya dapat diisi oleh media publik.
Menurut Bane, lembaga penyiaran publik memiliki posisi strategis untuk menjadi jembatan informasi antara negara dan masyarakat. Oleh karena itu, transformasi digital, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan fungsi edukasi harus menjadi prioritas utama.
“Kami di Komisi VII tentu akan menjadikan ini sebagai catatan penting. Kami mengapresiasi kerja keras yang sudah dilakukan, tetapi ke depan harus lebih serius, lebih strategis, dan lebih relevan dengan kebutuhan publik,” pungkasnya. (Parlementaria/A18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.