Kata Alidawati, aksi gotong-royong bukan hanya dilakukan warga Huta 5, 6 dan 7. Melainkan, juga lebih dahulu dilakukan warga Huta 1 dan 2.
"Sebenarnya, bukan disini aja. Warga Huta 1 dan 2 juga melakukan hal yang sama dan mereka sudah selesai mengerjakannya," tutur Alidawati.
Sedangkan terkait bantuan pemerintah nagori, Alindawati menyebut, dana desa juga turut berperan untuk membantu masyarakat membangun jalan.
"Jadi apa yang belum dikerjakan masyarakat, juga kita kerjakan melalui dana desa bang. Disini saya menyumbangkan secara pribadi," tandasnya.
Kepala Desa ini juga berharap kepada Bupati Simalungun, agar memberikan perhatian terhadap perbaikan jalan. "Sebab, jalan kemari mulai dari simpang bandar jambu (simpang jalan medan) hingga simpang kampung ini, juga sangat memprihatinkan. Banyak warga yang terjatuh ketika melintas, karena tanah itu licin," sebutnya.
Pantauan Sinata.id, warga desa terlihat cukup kompak. Di masa istirahat, warga bersama-sama menyantap makan siang yang telah disediakan kaum ibu. Makanan yang disediakan, juga dilakukan dengan gotong-royong oleh kaum ibu. (*)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.