Simalungun, Sinata.id - Masyarakat sekitar bersyukur atas hadir Pabrik Kelapa Sawit PT Rejeki Abadi Sambosar (RAS) di Nagori (Desa) Sambosar Raya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Rasa syukur muncul, karena masyarakat sekitar Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT RAS menikmati Corporate Social Responsibility (CSR) dari perseroan tersebut.
Hal seperti itu, setidaknya dirasakan Gamot (Kepala Lingkungan) Huta Maratur, Nagori Sambosar Raya, Suprianto bersama warganya Fuji dan Suriani.
Suprianto yang sering disapa Supri mengatakan, tahun lalu, warga Huta Maratur alami kesulitan untuk mendapatkan air bersih, seiring dengan tidak mampu-nya air yang disedot dari mata air yang ada di pinggir sungai untuk memenuhi kebutuhan air bersih 37 keluarga yang ada di Huta Maratur.
Saat ini, berkat CSR dari PT RAS, kesulitan itu sepenuhnya teratasi. "Dulu warga disini hanya bisa menikmati air pada jam 5 pagi hingga jam 8 pagi, serta jam 6 sore hingga jam 8 malam. Tapi saat ini, sudah bisa 24 jam, sejak PT RAS membantu sumut bor dan pemasangannya di kampung kami ini," ujar Supri.
Bukan hanya itu, PT RAS juga membantu penerangan jalan, dengan memasang lampu jalan. "Warga juga telah menerima dua kali bantuan beras dan minyak goreng," ucap Supri.
Sedangkan terkait keberadaan PKS, baik Supri dan Fuji, sama sekali tidak merasa terganggu dengan suara yang dimunculkan dari pabrik. "Kalau untuk tidur, ya tidur saja. Ada terdengar, tapi tidak sampai mengganggu tidur lah," ujar Fuji.
Begitu pula dengan udara dan aroma yang muncul, juga disebut tidak sampai mengganggu aktivitas warga Huta Maratur. Sebagaimana diketahui, PKS PT RAS, letaknya berada di Huta Maratur, Nagori Sambosar Raya.
Sementara, informasi yang diperoleh dari Humas PT RAS Jaramen Purba, bahwa CSR yang dibagikan PT RAS bukan hanya terhadap warga Sambosar Raya. Namun, juga disalurkan kepada masyarakat Desa Bartong dan Desa Simalas, keduanya di Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Kemudian, juga dislurkan kepada masyarakat Nagori Banjaran, Kecamatan Raya Kahean. "Masyarakat Raya Kahean lainnya, juga ada yang mendapatkan beras dan minyak dari kami," sebut Jaramen.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.