Deli Serdang, Sinata.id - Bencana tanah longsor menerjang kawasan Tikungan Tirtanadi, Jalan Jamin Ginting, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang pada Selasa (7/4/2026) malam hingga Rabu dini hari.
Peristiwa ini mengakibatkan tujuh rumah warga tertimbun material longsor, dengan enam di antaranya mengalami kerusakan berat. 3 Korban Tewas, 1 Masih Dalam Pencarian Berdasarkan data dari BPBD Sumatera Utara, hingga Rabu (8/4/2026), tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Kepala Bidang Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyebutkan bahwa satu orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari hingga dini hari, menyebabkan tanah menjadi labil dan akhirnya runtuh menimpa permukiman warga. Proses Evakuasi Masih Berlangsung Selain korban meninggal, seorang warga bernama Sehat br Tarigan (65) berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski mengalami luka ringan. Korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas gabungan terus melakukan proses pencarian dengan mengerahkan alat berat. Namun, tebalnya material longsor berupa tanah dan bebatuan menjadi kendala utama di lapangan.
Tim juga melakukan pembersihan material yang menutup akses jalan utama di sekitar lokasi kejadian. Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir Tidak hanya longsor, hujan deras juga menyebabkan banjir di kawasan tersebut. Air meluap hingga ke badan jalan, memperparah kondisi di sekitar lokasi terdampak.
Arus lalu lintas di Jalan Jamin Ginting pun mengalami kemacetan panjang akibat tertutup material longsor dan genangan air. Sistem Buka-Tutup Jalan Diberlakukan Untuk mengatasi kepadatan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan, petugas memberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Upaya ini dilakukan sambil menunggu proses evakuasi dan pembersihan material longsor selesai sepenuhnya. Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem Pemerintah daerah mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor di wilayah Sumatera Utara, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.
Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, sehingga risiko longsor dan banjir tetap tinggi.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.