Ia menambahkan, kemunculan lumba-lumba di perairan desa dianggap tidak biasa karena selama ini hewan tersebut identik dengan wilayah laut lepas.
“Biasanya lumba-lumba ada di laut, bukan di sini. Karena langka, warga jadi penasaran dan merekam,” ujarnya.
Pihak BKSDA mengimbau masyarakat agar tidak mendekati atau mengganggu satwa liar yang muncul di perairan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila ditemukan indikasi satwa terjebak atau mengalami gangguan. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.