Keluarga mengaku sudah menasihatinya untuk menghentikan kebiasaan itu, namun Deni tetap mengenakannya saat bekerja sebagai MUA.
Dea Klarifikasi
Dalam konferensi pers di Mataram, Deni yang dikenal sebagai Dea menyampaikan permintaan maaf dan membantah tegas bahwa ia pernah berniat melakukan tindakan merugikan.
“Saya tidak pernah menggunakan pakaian hijab untuk menipu atau melecehkan siapapun,” ucapnya.
Ia mengaku memilih berpenampilan feminin sebagai bentuk ekspresi diri dan perlindungan dari perundungan yang dialaminya sejak kecil.
Namun, klarifikasi tersebut belum meredam reaksi publik, terutama setelah munculnya pengakuan mahasiswi yang sempat berganti pakaian di hadapannya.
Akun Media Sosial Ditutup, Dea Putuskan Lepas Hijab
Usai terseret gelombang kritik dan teror di media sosial, Dea akhirnya memutuskan melepas hijab dan menutup seluruh akun media sosialnya.
“Saya tidak akan memakai hijab lagi. Saya mohon maaf atas semua kegaduhan ini,” tutupnya.
Hingga kini, kasus Dea Halipa masih menjadi perbincangan hangat, terutama terkait batas privasi klien perempuan, etika profesi MUA, serta penggunaan identitas yang menimbulkan kerentanan bagi konsumen. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.