Proses pemakaman Anti sempat menimbulkan suasana haru di TPU Talang Petai. Keluarga, kerabat, dan warga sekitar tidak kuasa menahan air mata.
Suaminya, Adi Rosadi (36), tampak terpukul. “Saya ingin pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” ujarnya.
Ayah korban, Agus Nasi (56), mengenang momen terakhir melihat putrinya. “Dia pamit mengantar bekerja,” ungkapnya.
Polisi saat ini masih memburu pria misterius yang sempat check-in bersama Anti.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono, menegaskan pihaknya sudah mengantongi identitas terduga pelaku.
“Dugaan awal, pelaku orang dekat korban namun tidak dikenal suaminya,” jelasnya.
Autopsi lanjutan menunjukkan korban mengalami kekerasan fisik dan mulut disumpal kain manset, sementara tangan terikat hijab.
Berita Lain: Sopir Truk Terbakar di Dalam Kabin Saat Perjalanan dari Muara Kuang
Dokter forensik juga menemukan darah di paha dan kaki korban, yang masih ditelusuri apakah terkait kekerasan seksual sebelum kematian.
Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan menegaskan, kasus ini bukan kematian biasa.
“Dugaan kuat korban dibunuh. Mohon doa agar pelaku segera tertangkap,” tegasnya.
Proses hukum dan penyelidikan kasus ini masih terus berjalan. [zainal/a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.