Oleh : Pdt Manser Sagala, M.Th
BERJALAN BERSAMA DENGAN TUHAN
Berjalan bersama Tuhan bukan sekadar rutinitas agama, melainkan sebuah hubungan karib yang dibangun di atas kepercayaan, ketaatan, dan kasih. Dalam bahasa Ibrani, kata "berjalan" sering kali menyiratkan gaya hidup yang konsisten dan progresif.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai makna berjalan bersama Tuhan berdasarkan firman-Nya:
1. Dasar Utama: Kesepakatan dan Hubungan
Berjalan bersama Tuhan berarti kita menyelaraskan langkah dan kehendak kita dengan kehendak-Nya. Kita tidak bisa berjalan bersama jika kita memiliki arah yang berbeda.
Firman Tuhan: "Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?" (Amos 3:3).
Maknanya: Berjalan bersama Tuhan menuntut kita untuk sepakat dengan kebenaran-Nya. Ini adalah keputusan sadar untuk meninggalkan jalan kita sendiri dan memilih jalan Tuhan.
2. Berjalan dalam Ketaatan (Gaya Hidup)
Tokoh Alkitab pertama yang dicatat "berjalan bersama Allah" adalah Henokh dan Nuh. Mereka hidup di tengah dunia yang rusak, namun tetap menjaga kekudusan.
Firman Tuhan: "Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah." (Kejadian 5:24)
Firman Tuhan : "Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah." (Kejadian 6:9). Maknanya: Berjalan bersama Tuhan berarti hidup dalam integritas dan ketaatan meskipun lingkungan sekitar tidak mendukung.
3. Berjalan di dalam Terang
Tuhan adalah terang. Jika kita berjalan bersama-Nya, kita tidak mungkin hidup terus-menerus dalam kegelapan (dosa).
Firman Tuhan: "Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa." (1 Yohanes 1:7)
Maknanya: Ada transparansi dan kejujuran di hadapan Tuhan. Kita membiarkan Firman-Nya menerangi setiap aspek hidup kita, termasuk area yang tersembunyi.
4. Mengandalkan Tuhan, Bukan Kekuatan Sendiri
Berjalan bersama Tuhan berarti mengakui keterbatasan kita dan bersandar sepenuhnya pada pimpinan Roh Kudus.
Firman Tuhan: "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." (Amsal 3:5-6) Maknanya: Kita melibatkan Tuhan dalam setiap keputusan, baik kecil maupun besar.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.