MENU
Makna Dipimpin Roh Kudus: Renungan Kisah Para Rasul 1:15-20 dan Pelaja...
WA FB
Religi

Makna Dipimpin Roh Kudus: Renungan Kisah Para Rasul 1:15-20 dan Pelajaran dari Kehidupan Yudas

F Editor : Ferry SP Sinamo | 20 Mar 2026 | 00:49 WIB
Makna Dipimpin Roh Kudus: Renungan Kisah Para Rasul 1:15-20 dan Pelajaran dari Kehidupan Yudas
Pastor Dion Panomban

Oleh: Ps Dion Panomban

Pemahaman tentang bagaimana hidup dipimpin oleh Roh Kudus menjadi bagian penting dalam kehidupan iman orang percaya. Dalam saat teduh Abba Home Family, Rabu, 18 Maret 2026, jemaat diajak untuk kembali memahami prinsip dasar agar tidak mengalami kesesatan atau kekeliruan dalam memaknai tuntunan Roh Kudus.

Disampaikan bahwa salah satu indikator utama seseorang hidup dalam pimpinan Roh Kudus adalah terlihat dari buah hidupnya. Kehidupan yang dipimpin Roh Kudus akan menunjukkan semakin berkurangnya perbuatan daging, sebaliknya buah Roh semakin nyata dalam keseharian.

Dalam pemaparan renungan, terdapat langkah awal yang sederhana namun mendasar, yakni membangun kebiasaan membaca dan merenungkan firman Tuhan secara teratur. Hal ini penting karena Roh Kudus tidak pernah bertentangan dengan firman. Sebagaimana tertulis dalam Yohanes 15:26, Roh Kebenaran yang diutus oleh Bapa akan bersaksi tentang Yesus Kristus, Sang Firman itu sendiri.

Pembacaan Alkitab diambil dari Kisah Para Rasul 1:15-20 yang menggambarkan bagaimana Petrus berdiri di tengah jemaat dan menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi, termasuk pengkhianatan Yudas, telah dinubuatkan sebelumnya melalui perantaraan Daud oleh Roh Kudus.

Dari ayat 16, jemaat diajak memahami bahwa Roh Kudus bekerja melalui firman Tuhan yang telah disampaikan jauh sebelumnya. Hal ini menegaskan bahwa Roh Kudus tidak hanya bekerja pada masa kini, tetapi juga telah berkarya sejak dahulu melalui para nabi dan penulis Kitab Suci.

Selanjutnya, pada ayat 17-18 dijelaskan tentang nasib Yudas Iskariot yang pernah menjadi bagian dari pelayanan, namun berakhir tragis akibat pengkhianatannya. Peristiwa tersebut menjadi peringatan bahwa menentang kebenaran dan mendukakan Roh Kudus membawa konsekuensi yang serius dalam kehidupan seseorang.

Ayat 19-20 juga menegaskan bahwa apa yang terjadi pada Yudas merupakan bagian dari penggenapan nubuatan, sekaligus menunjukkan bahwa kedaulatan Tuhan tetap berlaku atas setiap peristiwa, termasuk dalam pergantian pelayanan.

Melalui perenungan ini, jemaat diajak untuk merefleksikan diri, apakah dalam kehidupan sehari-hari pernah mendukakan Roh Kudus, baik melalui sikap, perkataan, maupun tindakan yang tidak sesuai dengan firman Tuhan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.