MENU
Makna Menantikan Tuhan Yesus dengan Sungguh-Sungguh: Kekuatan Baru, Ke...
WA FB
Religi

Makna Menantikan Tuhan Yesus dengan Sungguh-Sungguh: Kekuatan Baru, Keteduhan Hati, dan Jawaban Doa

F Editor : Ferry SP Sinamo | 20 Mar 2026 | 00:45 WIB
Makna Menantikan Tuhan Yesus dengan Sungguh-Sungguh: Kekuatan Baru, Keteduhan Hati, dan Jawaban Doa
Pdt Manser Sagala, M.Th

Oleh: Pdt Manser Sagala, M.Th

Menantikan Tuhan bukanlah sekadar menunggu dalam kepasifan atau berdiam diri tanpa arah. Dalam iman Kristen, menantikan Tuhan adalah sebuah sikap hati yang aktif, penuh pengharapan, dan percaya sepenuhnya pada kedaulatan serta waktu-Nya.

​Berikut adalah penjelasan  mengenai makna menantikan Tuhan berdasarkan Firman Tuhan:

1. Menantikan Tuhan adalah Sumber Kekuatan Baru

​Seringkali kita merasa lelah secara mental dan spiritual saat menghadapi masalah yang tak kunjung usai. Namun, janji Tuhan adalah pemulihan kekuatan bagi mereka yang tidak menyerah untuk berharap pada-Nya.

​Yesaya 40:31

"Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."

​Makna: Seperti rajawali yang menunggu arus angin untuk terbang tinggi tanpa banyak mengepakkan sayap, kita belajar untuk mengandalkan "angin" Roh Kudus, bukan kekuatan otot kita sendiri.

2. Menantikan dalam Keteduhan Hati

​Menantikan Tuhan menuntut kita untuk menenangkan diri dan melepaskan kekhawatiran. Kita tidak bisa mendengar suara Tuhan jika hati kita penuh dengan kegaduhan dan kepanikan.

​Mazmur 37:7

"Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang beruntung perjalannya, karena orang yang melakukan tipu daya."

​Makna: Kita diajak untuk berhenti membandingkan hidup kita dengan orang lain dan fokus pada kesetiaan Tuhan. Berdiam diri berarti percaya bahwa Dia sedang bekerja di balik layar.

3. Tuhan Baik kepada Mereka yang Menanti

​Ada jaminan bahwa penantian kita tidak akan sia-sia. Tuhan memiliki rencana yang terbaik bagi mereka yang mencari wajah-Nya dengan sungguh-sungguh.

​Ratapan 3:25

"TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia."

​Makna: Kebaikan Tuhan sering kali dinyatakan justru di dalam proses penantian itu sendiri, di mana karakter kita dibentuk menjadi lebih sabar dan dewasa.

4. Menanti dengan Ketekunan dan Doa

​Menanti bukan berarti berhenti bekerja atau berhenti berdoa. Sebaliknya, ini adalah masa di mana komunikasi kita dengan Tuhan harus semakin intens.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.