MENU
Makna Mengasihi Tuhan dengan Tulus: Bukan Sekadar Perasaan, tetapi Kom...
WA FB
Religi

Makna Mengasihi Tuhan dengan Tulus: Bukan Sekadar Perasaan, tetapi Komitmen Seumur Hidup

F Editor : Ferry SP Sinamo | 26 Mar 2026 | 05:00 WIB
Makna Mengasihi Tuhan dengan Tulus: Bukan Sekadar Perasaan, tetapi Komitmen Seumur Hidup
Pdt. Manser Sagala, M.Th. (istimewa)

Prioritas (Matius 6:33): menempatkan Tuhan dan kebenaran-Nya di atas kepentingan pribadi.

Keintiman (Mazmur 42:2): adanya kerinduan yang terus-menerus untuk bersekutu dengan-Nya melalui doa dan firman.

Ketulusan (Filipi 1:10): melayani Tuhan bukan karena ingin dipuji manusia atau takut dihukum, melainkan demi kemuliaan-Nya.

Kesimpulan

Mengasihi Tuhan dengan tulus berarti menyerahkan kemudi kehidupan kita sepenuhnya kepada-Nya. Ini adalah perjalanan seumur hidup untuk semakin mengenal-Nya, sehingga kasih kita bertumbuh dari sekadar kata-kata menjadi gaya hidup yang nyata.

Mengasihi Tuhan dengan cinta yang tulus bukanlah sesuatu yang instan, melainkan perjalanan iman yang terus bertumbuh setiap hari. Ketika kasih itu berakar dalam hati, diwujudkan dalam ketaatan, dan terpancar melalui tindakan kepada sesama, maka hidup kita menjadi kesaksian nyata akan kasih Kristus di dunia ini.

Kiranya setiap langkah hidup kita senantiasa dipenuhi oleh kasih yang murni, sehingga nama Tuhan dimuliakan melalui perkataan, perbuatan, dan seluruh keberadaan kita. Tetaplah setia, tetaplah mengasihi, dan percayalah bahwa kasih yang tulus kepada Tuhan tidak pernah sia-sia, melainkan membawa damai, sukacita, dan berkat yang melimpah dalam hidup kita. (A27)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.