1 Korintus 13:4–7 Yesus itu sabar dan murah hati. Ia tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu.
Kasih yang Memulihkan Hubungan
Kasih yang nyata tidak hanya memberi kenyamanan, tetapi juga memulihkan. Yesus datang untuk mendamaikan manusia dengan Allah dan dengan sesamanya.
2 Korintus 5:19 “Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka...”
Kesimpulan
Kasih yang nyata dalam pribadi Yesus ditandai oleh tiga hal: Inisiatif (Ia yang datang mencari manusia), Pengorbanan (Ia memberikan nyawa-Nya), dan Transformasi (kasih-Nya mengubah hidup manusia).
Kita mengenal kasih bukan dari definisi, melainkan dari memandang salib dan pribadi Kristus.
Seperti tertulis dalam 1 Yohanes 3:16: “Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.”
Saya, sebagai gembala sidang Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) cabang Pekanbaru, mengucapkan selamat Paskah. Doa dan harapan kami kiranya kita semua semakin mengasihi Tuhan Yesus dalam keadaan apa pun.
Paskah bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan panggilan untuk mengalami dan mempraktikkan kasih yang sejati. Kasih yang ditunjukkan oleh Tuhan Yesus di kayu salib adalah kasih yang hidup, berani berkorban, dan sanggup memulihkan setiap hati yang hancur.
Di tengah dunia yang penuh kepentingan diri dan kegelapan, kita dipanggil untuk menjadi terang melalui kasih yang nyata bukan hanya dalam kata, tetapi juga dalam tindakan sehari-hari.
Ketika kita mengampuni, menolong, dan tetap setia dalam kasih, di situlah Kristus dinyatakan melalui hidup kita.
Kiranya momen Paskah ini tidak hanya dirayakan, tetapi juga dihidupi. Biarlah kasih Kristus mengalir, mengubah, dan menjangkau lebih banyak jiwa melalui kehidupan kita.
Selamat merayakan Paskah. Tuhan Yesus memberkati kita semua. (A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.