MENU
Makna Pengakuan Iman Rasuli dalam Kehidupan Orang Percaya
WA FB
Religi

Makna Pengakuan Iman Rasuli dalam Kehidupan Orang Percaya

F Editor : Ferry SP Sinamo | 29 Mar 2026 | 05:00 WIB
Makna Pengakuan Iman Rasuli dalam Kehidupan Orang Percaya
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH. (istimewa)

Harapan Eskatologis: Kehidupan Kekal

Pengakuan Iman Rasuli juga mengandung dimensi eskatologis, yakni pengharapan akan masa depan. Umat Kristen percaya bahwa mereka yang setia akan memperoleh kehidupan kekal dan tercatat dalam “Kitab Kehidupan”.

Ajaran ini memberikan penguatan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, sementara kehidupan kekal bersama Tuhan menjadi tujuan akhir yang dijanjikan.

Pengakuan Iman Rasuli bukan sekadar rangkaian kata, melainkan komitmen iman yang menuntut kesetiaan dan penghidupan nyata. Di tengah berbagai tantangan zaman, setiap orang percaya diingatkan untuk tetap teguh, hidup dalam kebenaran, serta meneladani Yesus Kristus. Dengan demikian, iman tidak hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan yang mencerminkan kasih, pengharapan, dan ketaatan kepada Tuhan. Shalom. (A27)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.