Karena itu, iman, pertobatan, dan kerendahan hati menjadi kunci bagi seseorang untuk menerima kasih karunia Tuhan. Perkataan Yesus kepada penjahat di salib menunjukkan bahwa tidak ada manusia yang terlalu berdosa untuk menerima pengampunan selama ia datang kepada Tuhan dengan hati yang sungguh-sungguh.
Peristiwa di kayu salib mengajarkan bahwa kasih Tuhan melampaui kesalahan manusia. Bahkan di tengah penderitaan, Yesus Kristus masih membuka pintu keselamatan bagi orang yang bertobat.
Karena itu, setiap orang diajak untuk hidup dengan takut akan Tuhan, melakukan kebenaran, serta menjaga iman sampai akhir hidup. Sebab pada akhirnya, setiap perbuatan manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan, dan mereka yang setia akan menerima kehidupan kekal bersama-Nya di Firdaus.
Shalom, Tuhan memberkati.(A27).
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.