2 Korintus 5:21 "Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah."
4. Salib Adalah Kasih yang Mengampuni Tanpa Batas
Bahkan di tengah rasa sakit yang luar biasa secara fisik dan mental akibat dipaku di atas salib, Yesus tidak membalas dengan kutuk atau amarah. Sebaliknya, kata-kata yang keluar dari mulut-Nya adalah pengampunan. Ini menunjukkan kedalaman kasih-Nya yang mengatasi segala kejahatan manusia. Lukas 23:34 "Yesus berkata: 'Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.'"
5. Melalui Salib, Kita Diperdamaikan dan Diadopsi Menjadi Anak
Dosa menciptakan jurang pemisah yang sangat besar antara manusia dan Allah yang kudus. Salib Yesus bertindak sebagai jembatan. Kasih-Nya menghancurkan tembok pemisah tersebut, sehingga kita tidak lagi disebut sebagai "musuh" atau "orang asing", melainkan anak-anak Allah yang dikasihi.
Efesus 2:13 "Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu 'jauh', telah menjadi 'dekat' oleh darah Kristus."
Galatia 4:4-5 "Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya... untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum taurat, supaya kita diterima menjadi anak."
Kesimpulan: Ketika kita memandang salib, kita sedang melihat puncak dari kasih Allah. Salib memberi tahu kita dua hal secara bersamaan: Dosa kita sangat mengerikan sehingga membutuhkan kematian Anak Allah untuk menebusnya. Kita sangat dikasihi sehingga Anak Allah rela mati demi menyelamatkan kita. Melalui salib, Yesus berkata kepada Anda dan saya: "Aku lebih baik mati daripada kehilangan kamu." Itulah kedalaman kasih Yesus yang sejati.
Salib Kristus bukan hanya peristiwa sejarah, melainkan pusat keselamatan dan bukti kasih Allah yang tidak pernah berubah. Di atas kayu salib, Yesus menunjukkan bahwa kasih sejati rela berkorban, mengampuni, dan menyelamatkan manusia dari kuasa dosa. Karena itu, setiap orang percaya dipanggil untuk hidup dalam pertobatan, kasih, dan ketaatan kepada Tuhan.
Sebagaimana tertulis dalam: Yohanes 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.