Oleh: Ps. Dion Panomban
Renungan saat teduh Abba Home Family pada Sabtu, 21 Maret 2026, menekankan pentingnya hidup dalam tuntunan Roh Kudus melalui disiplin doa, firman Tuhan, serta peran komunitas yang sehat dalam kehidupan rohani.
Dalam pengajaran yang disampaikan oleh Ps. Dion Panomban, dijelaskan bahwa langkah awal untuk mengalami tuntunan Roh Kudus adalah membangun kebiasaan saat teduh yang konsisten. Hal ini mencakup kehidupan doa dan pembacaan firman Tuhan sebagai dasar utama pertumbuhan iman.
Selain itu, umat diingatkan bahwa Tuhan juga berbicara melalui komunitas. Oleh karena itu, setiap orang percaya diminta untuk mengevaluasi lingkungan pergaulannya. Komunitas yang sehat adalah komunitas yang membawa seseorang semakin dekat kepada Tuhan dan membangun nilai-nilai kekal.
Sebaliknya, komunitas yang dipenuhi dengan sikap mengeluh, bersungut-sungut, marah, serta saling menghakimi dinilai dapat menghambat seseorang dalam berjalan sesuai tuntunan Roh Kudus.
Renungan ini juga mengacu pada pembacaan Alkitab dari Kisah Para Rasul 2:6-13, yang menceritakan peristiwa turunnya Roh Kudus pada hari Pentakosta.
Dalam perikop tersebut dijelaskan bahwa orang banyak menjadi bingung ketika mendengar para rasul berbicara dalam berbagai bahasa yang dimengerti oleh setiap bangsa yang hadir. Fenomena ini menimbulkan dua respons yang berbeda.
Sebagian orang tercengang karena menyaksikan kuasa Allah yang nyata, di mana setiap orang mendengar “perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah” dalam bahasa mereka sendiri. Hal ini menunjukkan karya Roh Kudus yang melampaui batas budaya dan bahasa manusia.
[caption id="attachment_36353" align="aligncenter" width="750"] Foto ilustrasi. (istimewa)[/caption]
Namun, sebagian lainnya salah memahami peristiwa tersebut. Mereka menyindir dan menuduh para rasul mabuk oleh anggur manis. Sikap ini menggambarkan bagaimana manusia yang tidak memahami pekerjaan Roh Kudus cenderung menilai secara keliru.
Melalui perenungan ini, umat diajak untuk memahami bahwa karya Roh Kudus sering kali melampaui logika manusia. Ketika Roh Kudus bekerja, akan ada tanda-tanda yang membuat sebagian orang kagum, namun tidak sedikit pula yang salah menilai.
Lebih lanjut, pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya membuka hati terhadap karya Roh Kudus serta menjaga lingkungan pergaulan yang mendukung pertumbuhan iman.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.