MENU
Membenci Sesama Disebut Pembunuhan Menurut Alkitab, Ini Peringatan Ker...
WA FB
Religi

Membenci Sesama Disebut Pembunuhan Menurut Alkitab, Ini Peringatan Keras Firman Tuhan

F Editor : Ferry SP Sinamo | 24 Jan 2026 | 03:38 WIB
Membenci Sesama Disebut Pembunuhan Menurut Alkitab, Ini Peringatan Keras Firman Tuhan
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH.

Oleh: Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH

Alkitab secara tegas memperingatkan umat percaya untuk menjauhi sikap membenci sesama. Dalam 1 Yohanes 3:15 disebutkan, “Setiap orang yang membenci saudaranya adalah seorang pembunuh manusia, dan tidak ada seorang pembunuh yang memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.” Ayat ini menegaskan bahwa kebencian bukan sekadar persoalan emosi, melainkan dosa serius di hadapan Tuhan.

Pemahaman akan Firman Tuhan tidak cukup hanya dengan akal dan perasaan manusia. Firman itu sendiri harus bekerja di dalam hati melalui pertolongan Roh Kudus agar manusia mampu memahami kebenaran sejati, yaitu kebenaran surgawi, bukan kebenaran versi dunia.

Alkitab mengajarkan kasih yang melampaui logika manusia. Dalam Keluaran 23:4–5, umat Tuhan diperintahkan untuk tetap berbuat baik bahkan kepada musuh, termasuk mengembalikan ternak musuh yang tersesat. Prinsip ini menegaskan bahwa kasih tidak dibatasi oleh hubungan atau perlakuan orang lain.

Yesus Kristus juga mengajarkan untuk membalas kejahatan dengan kebaikan. Dalam Matius 5:39, Tuhan Yesus menegaskan agar manusia tidak membalas kejahatan, bahkan ketika diperlakukan tidak adil. Lebih jauh lagi, dalam Matius 5:44, umat percaya diperintahkan untuk mengasihi musuh dan mendoakan orang yang menganiaya.

Hukum Taurat keenam, “Jangan membunuh”, yang diberikan Allah melalui Musa, memiliki makna rohani yang lebih dalam. Membenci sesama dipandang setara dengan membunuh, karena kebencian merusak hati, relasi, dan kehidupan rohani seseorang.

Oleh karena itu, kebencian harus disingkirkan dari jiwa dan batin. Tanpa disadari, memelihara kebencian berarti membuka pintu dosa dan menjauhkan diri dari hidup kekal yang dijanjikan Tuhan.

Firman Tuhan mengajak umat-Nya untuk hidup dalam kasih, bukan kebencian. Dengan mengasihi sesama, hati dipulihkan, hidup diberkati, pekerjaan dimudahkan, dan perjalanan hidup berada dalam perlindungan Tuhan.

Shalom. Marilah kita saling mengasihi, agar hidup kita berkenan di hadapan Tuhan. (A27)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.