Kesimpulan Ringkas
Mempersiapkan jalan bagi Tuhan berarti:
Mengosongkan diri dari ego dan dosa (meratakan gunung). Mengisi hidup dengan firman dan kasih (mengurug lembah). Hidup dalam integritas sesuai kehendak-Nya
(meluruskan jalan).
"Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia." (2 Petrus 3:14).
Mempersiapkan jalan bagi Tuhan bukanlah pekerjaan sehari, melainkan proses seumur hidup. Setiap hati yang mau direndahkan, setiap dosa yang ditinggalkan, dan setiap langkah yang diarahkan kepada kebenaran adalah bagian dari persiapan menyambut hadirat-Nya. Tuhan tidak mencari jalan yang indah di luar, tetapi hati yang bersih dan hidup yang taat kepada firman-Nya.
Sebagaimana tertulis:
"Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah." (Matius 5:8)
Kiranya kita terus berjaga-jaga, hidup dalam pertobatan, dan setia sampai Tuhan datang, sehingga kita didapati dalam damai sejahtera di hadapan-Nya. (A27)
Tuhan Yesus memberkati kita semua
Cp konseling dan Doa permohonan 0811762709 Pdt Manser Sagala
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.